MEDAN – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Stambuk 2024 sukses menggelar acara puncak Pengabdian kepada Masyarakat (PEMA) di Desa Budaya Lingga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Kegiatan bertema penguatan nilai keimanan dan karakter ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian program pengabdian yang telah dijalankan para mahasiswa di desa tersebut.
Acara penutupan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah desa, dosen pendamping, tokoh masyarakat, serta ratusan siswa-siswi sekolah dasar yang menjadi peserta utama kegiatan.
Prosesi diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UINSU, serta penampilan Tari Persembahan dari para mahasiswa sebagai bentuk penghormatan kepada warga setempat.
Dosen pendamping, Safran, M.Pd.I., menjelaskan bahwa PEMA merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk melatih kepedulian sosial dan kepemimpinan mahasiswa.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan akademik yang dipadukan dengan kepedulian sosial, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, serta semangat melayani masyarakat,” ujar Safran saat memberikan sambutan.
Senada dengan hal tersebut, Dr. Nirwana Anas, M.Pd., menekankan bahwa pembentukan karakter anak tidak cukup hanya diajarkan di dalam kelas, melainkan harus diwujudkan melalui pengalaman nyata di lapangan.
“Pendidikan karakter tidak cukup hanya dilakukan di ruang kelas, melainkan harus diwujudkan melalui pengalaman nyata yang melibatkan sekolah, keluarga, perguruan tinggi, dan masyarakat,” kata Nirwana.
Guna menyemarakkan acara puncak, panitia menggelar beragam kompetisi edukatif bagi pelajar sekolah dasar, mulai dari lomba mewarnai, fashion show, cerdas cermat, estafet, hingga lomba yel-yel.
Ketua panitia PEMA menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh dari jajaran pemerintah desa, para guru, dan masyarakat setempat yang telah menyambut kehadiran mahasiswa dengan hangat.
“Keberhasilan acara puncak merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan manfaat nyata melalui pendidikan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyerahan plakat penghargaan kepada Pemerintah Desa Budaya Lingga, pembagian hadiah kepada para pemenang lomba, serta foto bersama seluruh peserta dan masyarakat.












