AgamaFeaturedNews

Peringati Harlah ke 47 tahun, KNPI Wakafkan 1.000 Alquran

424
×

Peringati Harlah ke 47 tahun, KNPI Wakafkan 1.000 Alquran

Share this article

Timredaksi.com – Dalam rangka perayaan hari lahir (Harlah) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang ke 47 tahun, dengan tema “Satu Nafas Kebangsaan, Satu Nafas Kebhinekaan”.  DPP KNPI dan Gerakan Pemuda Islam (GPI) menyerahkan secara simbolis 1.000 mushaf Alquran kepada perwakilan dari Lembaga Pendidikan Alquran Attaqwa Matraman.

Penyerahanan wakaf Alquran diserahkan Sekjen DPP KNPI Addin Jauharudin, Bendahara Umum DPP KNPI Tweddy N Ginting, Sekjen GPI Diko Nugraha serta Ustaz Lukman dari Lembaga Pendidikan Alquran Attaqwa.

Sekjen DPP KNPI Addin Jauharudin menyampaikan KNPI akan selalu hadir untuk semua kegiatan yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat Indoensia. Semoga calon tahfidz, kata dia, bukan hanya saja mengahapal isinya, tetapi juga menjiwai isinya sehingga bisa bermanfaat bukan hanya untuk Indonesia namun juga untuk dunia.

“Kami selalu mendukung apapun program yang baik dan bermanfaat, dalam program ini kami berharap para calon tahfidz selain dapat menghapal juga harus dapat menjiwai isinya supaya dapat berdampak baik bagi umat diseluruh dunia,” tuturnya , Jumat (24/7/2020).

Baca Juga  KPI UIN Bandung Selenggarakan Workshop 'How to be a Good Radio Announcer"

Bendahara Umum DPP KNPI, Tweddy N Ginting menambahkan KNPI bersyukur bisa melaksanakan kegiatan wakaf Alqur’an. “Kami berharap program ini dapat berkelanjutan kami juga mengajak seluruh komponen baik pengurus maupun bukan pengurus KNPI dimanapun berada tergerak hatinya ikut berpartisipasi”, pungkasnya.

Sekjen GPI Diko Nugraha mengatakan, kegiatan ini meruapakan dukungan tehadap syiar dan dakwah serta minat membaca Alqur’an. “Program ini adalah yang pertama kali di dalam lembaga KNPI dan semoga terus berlanjut ke organisasi pemuda yang bernaung di dalam KNPI,” sebutnya.

Selaku organisasi kepemudaan (OKP) Islam, GPI melihat fenomena tersebut adalah hal yang baik dalam syiar Islam. Pihaknya kemudian mengupayakan mushaf standar hafizh yang disertai dengan tajwid, sehingga lebih mudah untuk dibaca dan menghafalnya.

“Program wakaf Alquran ini disambut baik oleh pesantren-pesantren tahfizh, terutama yang di luar Jawa. Program Wakaf Alquran ini amal yang nyata. Ini amal yang trendy sebenarnya,” kata Diko.

Pimpinan Lembaga Pendidikan Alquran Attaqwa Matraman Ustadz Lukman pada kesempatan tersebut mengaku kaget saat pertama kali mendengar gagasan program wakaf Alquran. Ia mengaku senang karena masih banyak pemuda-pemuda Islam yang peduli dengan Alquran.

Baca Juga  Jokowi Kunker ke Danau Toba, Naik Motor Rasakan Kesegaran Udara

“Saya pribadi mewakili para pengurus pesantren di tanah air merasa senang dan mengapresiasi program ini. ini jadi amal jariah,” ujarnya.

Ustad Lukman menyampaikan, bahwa orang yang belajar Alquran akan mendapat 10 pahala untuk satu huruf yang mereka baca. Pahala tersebut juga mengalir kepada mereka yang mewakafkan Alquran, tanpa mengurangi pahala orang yang belajar atau yang membaca.

“Saya pribadi mengucapkan jazakumullah khoiron kastiroh kepada para pewakaf yang dikoordinir oleh KNPI dan GPI. Insya Allah ini jadi amal kita semua,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *