News

Stasiun TV Korea Dikecam Lagi, Wawancara Atlet Olimpiade Diberi Caption Sesat

Jakarta, Timredaksi.com – Stasiun televisi Korea Selatan, MBC kembali mendapat kecaman keras dari netizen Korea. Kali ini, MBC menggunakan subtitle menyesatkan dalam video wawancara atlet voli Kim Yeon Koung, yang bertanding di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Pada Sabtu (31/7/2021), MBC mengunggah video wawancara eksklusif dengan atlet voli Kim Yeon Koung. Wawancara tersebut dilakukan setelah Kim Yeon Koung berhasil memenangkan pertandingan voli putri Korea Selatan dan Jepang.

Namun, netizen Korea dapat langsung menemukan kejanggalan dalam subtitle MBC. Dalam wawancara tersebut, tertulis pertanyaan, “Kita kalah dalam (cabang olahraga) sepak bola dan baseball, tetapi menang dalam voli?”

Kim Yeon Koung kemudian menjawab, “Aku lebih bangga.”

Nyatanya, Kim Yeon Koung tidak memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut. Atlet voli Korea Selatan itu sebenarnya ditanyakan, “(Kemenangan) ini memberikan harapan kepada orang-orang di negeri ini, bagaimana perasaanmu tentang ini?”

Netizen Korea pun mengecam tindakan MBC di forum komunitas Korea. Beredar postingan berjudul “Apakah mereka melakukan ini dengan sengaja untuk menyebabkan kebencian pada God Yeon Koung” dan “Kesalahan subtitle wawancara Kim Yeon Koung.”

BACA JUGA:

Keterangan itu membuat Kim Yeon Koung seakan-akan tidak bangga dengan tim sepak bola dan baseball Korea Selatan. Netizen Korea menduga MBC sengaja melakukan hal itu agar Kim Yeon Koung mendapat ujaran kebencian.

MBC Unggah Ulang Video Wawancara Kim Yeon Koung

Video wawancara Kim Yeon Koung yang menuai kontroversi langsung dihapus oleh pihak MBC. Mereka kemudian mengunggah ulang video wawancara tersebut dalam channel YouTube Mbig News (엠빅뉴스) pada Minggu (1/8/2021).

Pihak MBC pun menuliskan alasannya mengunggah ulang video wawancara Kim Yeon Koung di kolom komentar. MBC mengatakan bahwa tim editor menemukan kesalahpahaman saat merangkum pertanyaan reporter dan jawaban sang atlet.

“Dalam proses pengededitan dan pengunggahan video wawancara Kim Yeon Koung dari tim bola voli putri tepat setelah pertandingan, kami diberitahu bahwa kemungkinan ada kesalahpahaman saat kami merangkum pertanyaan reporter dan kami mengunggah video lengkap yang berisi pertanyaan dan jawaban Kim Yeon Koung,” tulis pihak MBC.

Video wawancara Kim Yeon Koung pun dibanjiri komentar netizen Korea yang geram dengan tindakan MBC. Terlebih, MBC tidak menuliskan permintaan maaf kepada Kim Yeon Koung setelah membuat subtitle yang menyesatkan dari jawabannya.

“MBC mencoba membuat Kim Yeon Koung mendapat ujaran kebencian,” tulis seorang netizen.

“Jika kalian memanipulasi konten interview, kalian harus meminta maaf. Hingga akhir, mereka hanya membuat alasan tanpa meminta maaf. Ini benar-benar bodoh,” komentar seorang netizen.

“MBC tolong introspeksi dan minta maaf. Mengecewakan…” timpal netizen lain.

Stasiun televisi Korea Selatan itu sebelumnya mendapat kecaman keras dari netizen Korea hingga mancanegara. Pasalnya, MBC menggunakan foto dan keterangan rasis untuk mengenalkan sejumlah negara di acara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020.

(Azzam/Detikcom)

Azzam Putra

Recent Posts

Eigendom Verpoding Jangan Dilegalkan Putusan Pengadilan

Timredaksi.com, Jakarta - Pernyataan Syamsul Bahri Ketum FORSIMEMA kali ini sangat krusial dan menyentuh akar…

7 hours ago

Pria Asal Cipayung Diduga Bunuh Diri dengan Melompat dari Jembatan Cawang

Timredaksi.com, Jakarta – Seorang pria bernama Iwan, warga Jalan Dalang Muncul, Cipayung, Jakarta Timur, dilaporkan…

1 day ago

PN Cirebon Hukum Anak Pelaku Tawuran dengan Kewajiban Adzan & Belajar Al-Quran

Timredaksi.com, Cirebon -- Pengadilan Negeri (PN) Cirebon menjatuhkan pidana pengawasan dengan syarat umum dan syarat…

2 days ago

Dishub DKI Jakarta Tebar Kepedulian Lewat Kurban 41 Sapi dan 15 Kambing

Timredaksi.com, Jakarta - Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam rangka…

2 days ago

Warga Binaan Lapas Tangerang Sukses Olah Limbah FABA Jadi Material Konstruksi Berstandar WIKA

Timredaksi.com, Tangerang — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang sukses mengeksekusi program hilirisasi industri berbasis…

2 days ago

Kementerian HAM Tegaskan Hak untuk Dilupakan Tidak Hapus Berita di Media

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menegaskan konsep right to be forgotten atau…

2 days ago