Timredaksi.com, Jakarta – Keren… ini adalah kabar baik yang sangat dinantikan masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya di Kepulauan Wakatobi. Rute penerbangan langsung (direct flight) Wakatobi – Bali ini dinilai sebagai langkah strategis yang sangat positif.
Berikut adalah beberapa poin penting mengapa rute baru ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Ketua Umum FORSIMEMA-RI (Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia):
1. Akselerasi Sektor Pariwisata
Wakatobi adalah salah satu dari “10 Bali Baru” yang memiliki potensi wisata bahari kelas dunia (terkenal dengan segitiga terumbu karang dunia). Selama ini, kendala terbesar wisatawan domestik maupun mancanegara untuk ke Wakatobi adalah aksesibilitas. Dengan adanya rute langsung dari Bali (yang merupakan hub pariwisata internasional terbesar di Indonesia), wisatawan asing bisa langsung melanjutkan perjalanan ke Wakatobi tanpa harus transit berkali-kali.
2. Efisiensi Waktu dan Biaya
Sebelum adanya rute ini, perjalanan udara ke Wakatobi biasanya harus melewati rute yang panjang, seperti Jakarta/Makassar ke Kendari, lalu dilanjutkan dengan pesawat kecil atau kapal laut menuju Wangi-Wangi (Wakatobi). Rute baru ini memotong waktu tempuh dan biaya perjalanan secara signifikan, membuat Wakatobi jauh lebih kompetitif sebagai destinasi liburan.
3. Konektivitas Ekonomi Regional
Selain pariwisata, konektivitas langsung ini membuka peluang investasi baru di sektor perikanan, ekonomi kreatif, dan UMKM lokal. Mobilitas pelaku usaha antara Bali (sebagai pusat bisnis pariwisata) dan Wakatobi akan menjadi lebih lancar.
Ide kreatif dan Strategis yang keren yang di sampaikan usai sholat Jumat oleh Ketum FORSIMEMA-RI di Media Center MA hari ini,Jumat 26 Juni 2026 bahwa Apresiasi ini juga disertai harapan agar rute penerbangan ini dijaga kontinuitasnya (sustainability), didukung dengan regulasi harga tiket yang bersahabat, serta promosi bersama (joint promotion) yang masif antara pemerintah daerah Wakatobi, pihak maskapai, dan pelaku industri pariwisata di Bali.












