FeaturedNews

Kejari Sungai Penuh di Desak Aktivis Segera Tetapkan Tersangka Kasus Rumdis DPRD

299
×

Kejari Sungai Penuh di Desak Aktivis Segera Tetapkan Tersangka Kasus Rumdis DPRD

Share this article

Timredaksi.com – Forum Masyarakat Anti Korupsi (FMAKI) Kerinci Sungaipenuh kembali gelar aksi damai, Senin (24/10) terkait penegakan supremasi hukum diwilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh.

Aksi ini digelar lantaran Penanganan sejumlah kasus dugaan korupsi yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Sungai Penuh sebelum dinilai berjalan lambat.
Koordinator Laapngan(Korlap) Forum Masyarakat Anti Korupsi (FMAKI) Kerinci-Sungaipenuh, Miko Adri dalam orasinya meneriakkan bahwa beberapa tahun ini tidak terlihat keseriusan Kejari Sungai Penuh menangani kasus dugaan korupsi, padahal laporan dari masyarakat cukup banyak masuk ke Kejari Sungai Penuh.

“ Kasus Galian C kemana ? Kasus tunjangan Rumdis DPRD Kerinci, laporan penyelewengan Dana Desa sejumlah desa di Kerinci – Kota Sungai Penuh jangan sampai hilang bak ditelan bumi,” kata Miko Adri.

Miko menyebutkan bahwa pihaknya berharap hasil kerja yang nyata dari Kejari Sungai Penuh yang baru, dengan bukti berhasil mengungkap kasus korupsi yang sudah naik ke tahap Penyidikan dan segera menetapkan tersangkanya.

“Jangan seolah olah memberi ruang apra koruptor senang gembira dan bebas memperkaya diri dari uang negara. Ini berdampak buruk apda kemajuan daerah kita,” ujar Aktivis GEMPUR.

Baca Juga  Ketua Umum Foreder: Meminta KBRI dan Kemendag Jangan ada Monopoli Terkait Eksportir Sarang Burung Walet Ke RRT

Ditambahkannya, Tidak hanya di Kabupaten Kerinci saja, Kejari Sungaiepenuh juga harus jeli terhadap dugaan kasus-kasus korupsi di Kota Sungaipenuh yang mulai muncul dipermukaan.

“Seperti dugaan adanya permainan curang Proses Tender di Kota Sungaipenuh, Proses Pembangunan TPS3R yang diduga menyalahi hukum, Pengerjaan Proyek proyek yang amburadul olek kontraktor nakal dan kebijakan-kebijakan gila yang dilakukan oleh oknum kades tamak”. Pungkasnya.
Sementara itu salah seorang Orator, Ruslan dalam orasinya mengatakan bahwa saat ini ditengah masyarakat sudah muncul persepsi buruk terhadap penegak hukum terutama di Kejari Sungaiepenuh.

“Kejari sebelumnya kami nilai mandul dalam mengungkapkan kasus korupsi besar di Kerinci dan Kota Sungaipenuh. Jangan Cuma tajam kebawah, tumpul keatas, jika kinerja Kejari Antonius baik kedepannya, kita pasti akan dukung dan apresiasi hal itu,” ungkap Ruslan Ketum LSM Cakrawala.

Terkait Perkembangan kasus dugaan korupsi tunjangan rumah Dinas DPRD Kerinci saat ini kabarnya sudah tahap penyidikan. Pihaknya dan masyarakat akan mengawal kinerja Kejari Sungaiepenuh.

“Kita tidak akan berhenti disini saja. Kami yakin masyarakat akan ikut mengawal perkembangan kasus kasus yang sudah mencuat dimedia massa. Kalau mendadak hilang kasusnya kita akan turun lagi membawa massa yang lebih banyak,” ujar Ruslan.

Baca Juga  Mohamad Hekal,  Harap BUMN Dukung Vaksin Corona Dalam Negeri 

Terkait aksi FMAKI Kerinci Sungaipenuh, Kajari Sungaipenuh yang diwakili Suryadi salah seorang JPU di Kejari Sungaiepenuh menyebutkan bahwa Kejari dan para Kasi sedang Dinas luar daerah. Dirinya berjanji akan menyampaikan aspirasi yang disampaikan FMAKI ke atasannya. Dan dirinya juga akan berkoordinasi dengan atasan untuk menjadwalkan kegiatan Audiensi terkait yang disuarakan kawan kawan,” Singkatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *