News

Keberadaan Kucing Liar di Muara Baru Resahkan Pengusaha MBC

448
×

Keberadaan Kucing Liar di Muara Baru Resahkan Pengusaha MBC

Share this article

Jakarta_Timredaksi.com-Pelaku usaha Pelabuhan Samudra Nizam Zachman (PPSNZ) Muara Baru lokasi Muara Baru Center (MBC) Jakarta Utara mengeluhkan Keberadaan kucing-kucing liar.

Wahyu salah satu pedagang rumah makan mengatakan keberadaan kucing-kucing liar mengganggu usaha rumah makannya. Dia menyebut pelanggan yang datang merasa terganggu dikala sedang menyantap hidangan makan.

“Ya banyak kucing liar disini. Keberadaan kuncing mengganggu kalau orang lagi makan sering orang merasa risih,” kata Heru, Rabu 19/10/2022.

Selain merasa risih, kucing liar tersebut kerap kali membuang kotaran sembarangan. Meski sudah diupayakan membuang kucing itu namun kucing liar kembali datang di lokasi MBC.

“Kita merasa kucing liar mengganggu ya, apalagi sering berak sembarangan. Sudah kita coba kemarin ada tiga kucing kita buang namun kucing balik lagi,” ungkapnya

Masih persolan sama salah satu pengusaha onderdil Suhari mengungkapkan bahwa kucing-kucing liar tersebut benar-benar mengganggu kenyamanan. Hal itu disebabkan kucing tersebut membuang kotoran disembarang tempat.

“Kucing disini buang kotorannya sembarangan dan kita merasa terganggu. Seharusnya disini bersih dan Jagan sampai ada kotoran,” kata Suhari

Baca Juga  Guspardi, Minta KASN Usut Pejabat Kementan Foto Berseragam Kostranas NasDem

Kendati demikian keberadaan kucing liar itu sudah dilaporkannya ke Karantina pelabuhan melalu WhatsApp namun belum ada tanggapan.

“Laporan ini dengan maksud menjaga kebersihan dan kenyamanan di lingkungan MBC,” ujarnya.

Suhari berharap kucing-kucing liar itu bisa diamankan oleh kantor balai karantina hewan.

“Saya berharap balai karantina bisa melakukan tindakan sesuatu. Karena ini sudah sangat mengganggu disebakan kotoran kucing yang berserakan,” tegasnya

Terkait hal tersebut pejabat Laboratorium karantina Wita (sapaan_red) dalam pesan WhatsApp mengatakan bahwa persoalan tersebut disampaikan kepada balai besar karantina pertanian Tanjung Priok.

“Kalo kucing dan anjing mungkin ke karantina hewan di pertanian ya pak,” tulis pesan singkat WhatsApp Wita (ror)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *