Hijabers Cantik Ini Gunakan Tiktok Jadi Media Dakwah

0

Timredaksi.com – TikTok menjadi salah satu media sosial yang kini kembali populer dan banyak digunakan di kalangan anak muda. Mulai dari berbagi tutorial hingga challenge, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu luang.

Salah satu sosok yang kini menjadi viral berkat TikTok adalah seorang gadis bernama Zahra Hashimee.

Bukan cuma untuk senang-senang, hijabers yang tinggal di Albany, New York tersebut rupanya juga membagikan beberapa pesan soal agama lewat TikTok.

Melansir Times Union, Ahad 10/5/20, sosok Zahra Hashimee mulai viral tahun lalu saat dirinya iseng membuat video TikTok bersama teman-temannya.

Dari sanalah, Zahra Hashimee menjadi terkenal. Dalam kurun waktu setahun, Zahra berhasil mendapatkan 1,8 juta pengikut di akunnya yang bernama @muslimthicc.

Tak cuma video bersama teman-temannya, Zahra juga mulai membagikan video seputar diskusi agama Islam. Bahkan, beberapa videonya saat berbicara agama Islam menjadi populer.

Lewat TikTok, Zahra banyak membicarakan miskonsepsi tentang Muslim hingga menjelaskan hal-hal seperti bulan Ramadan.

Selain itu, Zahra juga membuat video soal tutorial hijab hingga beberapa keuntungan menggunakan hijab namun dengan gaya kocak.

“Kontenku sebagian besar hanyalah tentangku menjadi diri sendiri di depan kamera,” ujar Zahra Hashimee.

“Aku hanya berbicara tentang hal-hal random yang terjadi padaku, melakukan hal bodoh dengan teman-teman, atau bersiap-siap menjalani hari.”

Meski telah menjadi populer, Zahra Hashimee masih merasa aneh karena dirinya banyak dikenali oleh publik.

Namun, Zahra berusaha untuk terus membagikan konten yang positif serta sesuai dengan umur para pengikutnya yang kebanyakan masih remaja.

“Aku selalu mencoba untuk menjadi ramah kepada orang-orang, dan aku juga mencoba untuk menunjukkannya lewat TikTok.”

“Ini seperti, hei, jadilah orang yang positif, bahagia, dan baik. Aku harap orang-orang menangkap pesan itu.”

Zahra Hashimee sendiri kini adalah mahasiswi di University of Albany di jurusan Ilmu Komputer. Terlepas dari popularitasnya sekarang, gadis 20 tahun ini mengaku tetap ingin bekerja sesuai jurusannya.

“Ketika aku dewasa dan sudah punya pekerjaan, aku tidak tahu apakah masih ada yang mau duduk dan melihatku berbicara pada kamera,” tutup Zahra Hashimee.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here