3 Mobil Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi Gegara Tabung Gas Menggelinding

0

Jakarta, Timredaksi.com – Kecelakaan beruntun melibatkan 3 kendaraan di KM 43 Tol Jagorawi. Kecelakaan bermula akibat muatan tabung gas dari sebuah mobil menggelinding ke jalan.
“Jadi gini, keterangan dari petugas di lapangan, ketiga kendaraan dari arah Jakarta ke Ciawi. Lalu di TKP pengakuan pengemudi pertama menghindari kendaraan di depan, Avanza ya, menghindari kendaraan ketiga, Avanza (yang) bermuatan tabung gas di jalur 2,” ujar Kanit 3 PJR Jagorawi, Ipda Dadang, saat dihubungi, Rabu (4/11/2020).

Kecelakaan ini terjadi di KM 43 Tol Jagorawi sekitar pukul 14.30 WIB. Kecelakaan bermula saat tabung gas di dalam mobil Toyota Avanza yang dikendarai WN Kuait, Zeytoni (26), keluar dan menggelinding di aspal jalan.

Di saat bersamaan, di belakang kendaraan Zeytoni ada mobil Honda City yang dikendarai Eva Indriani (43). Eva yang kaget melihat tabung gas menggelinding ke jalan, langsung mengerem mendadak.

Akibatnya, mobil Eva tertabrak dari belakang oleh mobil Daihatsu Terios yang kemudikan Suhendro (76). Sehingga mobil yang dikemudikan Eva menyeruduk mobil pembawa tabung gas tersebut.

Baca Juga  Update Penanganan Longsor di Jalan Tol Semarang-Solo: Satu Lajur Dapat Dilewati Dengan Aman Oleh Pengguna Jalan

“Terus tabung menggelinding dari jalur 2 ke jalur 1, dan (ke) jalur B yang ke arah Jakarta, itu menyeberang, menyeberang (tabung gas) ke jalur arah Ciawi. (Kendaraan Eva) ditabrak Kendaraan nomor 2 (mobil yang dikemudikan Suhendro) dari belakang. (Mobil Eva ditabrak) karena dia mau ngerem untuk menghindari supaya nggak tertabrak tabung gas, akhirnya ditabrak nomor 2,” ungkapnya.

Dadang mengatakan, tidak ada korban jiwa atau luka-luka akibat kejadian ini. Sementara ketiga mobil yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan.

Sementara itu, Dadang mengatakan bahwa penyebab tabung gas keluar dari mobil masih dalam penyelidikan.
“Murni kecelakaan. Ya karena setelah kita tangani tadi, diserahkan ke laka ciawi. Setelah penanganan lebih lanjut, (penyelidikan) diserahkan ke Laka Ciawi,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here