News

Sempat Viral Di Podcast Denny Sumargo, In’am Nafila Kini Luncurkan Novel “Berkalung Surban Duri”

Timredaksi.com, Jakarta – Siapa yang tak kenal dengan sosok In’am Nafila? perempuan yang akrab disapa Ning In’am Nafila ini sempat viral dan menjadi perbincangan netizen. Setelah menceritakan biduk rumah tangganya saat menjadi bintang tamu di Podcast YouTube Denny Sumargo.

Pasangan suami istri yang terlahir dari keluarga pesantren dan anak dari ulama besar Jawa Timur ini nyatanya tak mampu mempertahanan hubungan pernikahan. Dimana sang suami sebagai orang yang alim, penceramah dan pemilik pesantren diduga sering melakukan open BO wanita dan waria.

Berangkat dari pengalaman pribadi inilah, In’am Nafila menerjemahkan perjalanan rumah tangganya dalam sebuah karya tulis berbentuk novel dengan judul “Berkalung Surban Duri”.

“Novel ini mengisahkan perjalanan hidup pribadi saya, berawal dari sistem perjodohan di keluarga pesantren hingga saya harus hidup dengan sosok serigala berbulu domba, pandai menciptakan citra positif sebagai ahli agama. Kemudian, demi menjaga nama baik keluarga besar pesantren, saya bertahan sendiri selama tujuh tahun dalam keluarga yang toksik,” ujar In’am Nafila, Senin (23/09/2024).

Perempuan yang aktif di PC Fatayat NU Jember ini berharap novel tersebut dapat menjadi pembelajaran dan memotivasi perempuan yang bernasib sama untuk berani bersuara.

“Novel ini saya persembahkan untuk para perempuan. Semoga menjadi pelajaran terutama perempuan-perempuan yang terbelenggu keadaan untuk berani bersuara,” ujar ibu tiga anak ini.

Menariknya, proses penulisan novel ini dikerjakan selama 30 hari dan ini merupakan novel perdana penulis. “Sejak dulu saya suka menulis hanya saja berupa cerpen dan puisi. Sehingga ketika ada masalah ini. Inilah yang menginfluence saya untuk menulis novel,” ujarnya.

Novel setebal 300 halaman ini ditulis dengan bahasa yang ringan dan sederhana sehingga pembaca mudah berimajinasi mengikuti alur ceritanya. Tak hanya itu, novel ini sarat akan emosi dan menguras air mata, dimana kesetiaan dibalas dengan penghianatan. Sosok yang diagung-agungkan di masyarakat dan keluarga justru menghianati agama dan keluarganya.

Melalui novel tersebut, Penulis menyisipkan pesan moral agar tegar hati dan kuat diri dalam menghadapi kesedihan dan penghianatan. (*).

Salsa Sabrina

Recent Posts

Eigendom Verpoding Jangan Dilegalkan Putusan Pengadilan

Timredaksi.com, Jakarta - Pernyataan Syamsul Bahri Ketum FORSIMEMA kali ini sangat krusial dan menyentuh akar…

8 hours ago

Pria Asal Cipayung Diduga Bunuh Diri dengan Melompat dari Jembatan Cawang

Timredaksi.com, Jakarta – Seorang pria bernama Iwan, warga Jalan Dalang Muncul, Cipayung, Jakarta Timur, dilaporkan…

1 day ago

PN Cirebon Hukum Anak Pelaku Tawuran dengan Kewajiban Adzan & Belajar Al-Quran

Timredaksi.com, Cirebon -- Pengadilan Negeri (PN) Cirebon menjatuhkan pidana pengawasan dengan syarat umum dan syarat…

2 days ago

Dishub DKI Jakarta Tebar Kepedulian Lewat Kurban 41 Sapi dan 15 Kambing

Timredaksi.com, Jakarta - Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam rangka…

2 days ago

Warga Binaan Lapas Tangerang Sukses Olah Limbah FABA Jadi Material Konstruksi Berstandar WIKA

Timredaksi.com, Tangerang — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang sukses mengeksekusi program hilirisasi industri berbasis…

2 days ago

Kementerian HAM Tegaskan Hak untuk Dilupakan Tidak Hapus Berita di Media

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menegaskan konsep right to be forgotten atau…

2 days ago