News

Pengobatan Alternatif Viral di Mana-mana, Inilah Sosok Ibu Ida Dayak

Timredaksi.com – Cara pengobatan Ibu Ida Dayak belakangan ini menjadi sorotan banyak pihak, sosoknya mulai viral di platform TikTok dan Snack Video, usai memperlihatkan kemampuannya dalam menyembuhkan berbagai penyakit.

Banyak pasien yang membuktikan Ibu Ida Dayak bisa meluruskan tulang yang bengkok, keseleo, dan salah urat.

Berikut ini beberapa fakta tentang Ibu Ida Dayak:

1. Memakai Pakaian Adat Saat Obati Pasien

Wanita yang memiliki nama asli Ida Andriyani itu selalu mengenakan pakaian adat dan aksesoris khas suku Dayak saat mengobati pasiennya.

Karena itu lah, wanita kelahiran Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, 3 Juli 1972 itu disapa dengan Ida Dayak.

Sebelum viral seperti saat ini, Ida Dayak menggelar pengobatannya dengan berkeliling dari pasar ke pasar.

Bahkan dirinya mengaku pernah menggelar pengobatan hingga ke Papua, Sulawesi, dan Sumatera.

2. Metode Pengobatan dengan Minyak bintang

Metode penyembuhan Ibu Ida Dayak terbilang simpel dan cepat.

Dia hanya melakukan ritual menari dan diurut dengan dioleskan minyak berwarna merah yang diberi nama Minyak bintang.

Minyak itu sudah lama dikenal masyarakat suku Dayak Kalimantan sebagai salah satu obat tradisional yang digunakan turun-temurun.

Saat melakukan penyembuhan, Ida Dayak mengaku selalu melibatkan Tuhan. Kalimat tauhid Lailahaillallah dan kalimat basmalah kerap dilantunkannya saat memulai melakukan pengobatan.

Dengan mengucapkan kalimat itu, dia menunjukkan kesembuhan hanya berasal dari Allah SWT.

“Sesuai agama saya, saya Islam, saya muslim, saya mulai pengobatan ini dengan mengucapkan Bismillahirohmanirohim,” ujar Ida Dayak dalam sebuah tayangan video.

Ida Dayak bisa langsung menyembuhkan tulang bengkok pasiennya.

Bahkan ada pasien yang sebelumnya tidak mampu berjalan, setelah diurut langsung bisa berjalan kembali.

Ia juga mengaku dapat membuat pasien yang tadinya tuli dan bisu bisa kembali mendengar dan berbicara.

3. Selalu Ramai Didatangi Pasien

Usai video-video penyembuhannya viral, pengobatan Ida Dayak di mana pun selalu dipadati warga yang ingin mencari kesembuhan.

Pada Senin 3 April 2023, Ibu Ida Dayak menggelar Pengobatan Alternatif di GOR Divif 1 Kostrad, Jalan Raya Bogor-Jakarta Km 39 Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Pengobatan yang akan berlangsung hingga Selasa 4 April 2023 ini pun langsung dibanjiri ratusan orang yang ingin berobat.

Meski selalu diserbu oleh warga, wanita berusia 51 tahun itu tidak memungut biaya dalam mengobati pasiennya alias gratis.

Dia hanya menjual minyak racikannya sendiri dengan harga wajar, Rp50.000 per botol.

 

(Suara.com)

Salsa Sabrina

Recent Posts

KH. Hafidz Taftazani: PPIU yang Pasang Iklan Menyesatkan Harus Diberi Sanksi Tegas

Timredaksi.com, Jakarta – Carut-marut penyelenggaraan ibadah umrah yang masih terjadi di Indonesia dinilai tidak lepas…

4 days ago

Jannah Firdaus Travel Akan Lakukan Tindakan Hukum kepada Widya Sulfa Anggraeni dan Pihak-Pihak lain yang Menyudutkan Tanpa Klarifikasi

Timredaksi.com, Jakarta - Direktur Jannah Firdaus Travel (JFT) Rahmat Syam kepada wartawan di Jakarta, Rabu,…

7 days ago

KH. Hafidz Taftazani Dorong Kementerian Haji Segera Gelar Diklat Pembimbing Ibadah Haji untuk Regenerasi Pembimbing

Timredaksi.com, Jakarta – Dewan Pembina Asosiasi Penyelenggara Haji, Umrah, dan In-Bound Indonesia (ASPHURINDO), KH. Hafidz…

7 days ago

Menko Pangan Apresiasi Gerak Menhut Raja Juli Wujudkan Perdagangan Karbon

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi langkah cepat Menteri Kehutanan (Menhut)…

1 week ago

Menhut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni resmi meluncurkan Persetujuan Menteri Kehutanan tentang…

1 week ago

Office Manager Klinik di California Ini Latih Talenta Indonesia Jadi Medical Virtual Assistant, Kerja dari Rumah Bergaji Dolar

Timredaksi.com, Jakarta - Di tengah maraknya kasus penipuan lowongan kerja luar negeri yang menyasar tenaga…

1 week ago