News

Marah Anaknya Ditilang, Pria di Banyuasin Kejar Polantas Pakai Celurit

Muhammad Nur alias Amad (39 tahun), seorang pria di Kabupaten Banyuasin, ditangkap polisi setelah mengancam seorang polisi lalu lintas (Polantas) menggunakan senjata tajam.

Hal itu lantaran Amad tidak terima anaknya ditilang.

Kasat Reskirm Polres Banyuasin, AKP M Ikang Adi Putra, mengatakan peritiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, petugas berinisial AN sedang melaksanakan giat razia kendaraan bermotor.

“Petugas awalnya melakukan saksi tilang terhadap seorang pemuda karena berkendara tanpa memakai helm, tidak memiliki SIM, dan tidak membawa kelengkapan surat kendaraan,” katanya, Kamis (25/11).

Tak lama kemudian, datang lah pelaku Amad mengendarai sebuah mobil Taft, dan memarkirkan kendaraanya di tengah jalan. Saat itu, yang bersangkutan langsung menghampiri petugas.

“Pelaku ini langsung marah-marah kepada Polantas yang bertugas. Dia tidak terima kalau anaknya dikenakan sanksi tilang,” katanya.

Kemudian, Amad kembali ke mobilnya dan mengambil sebuah senjata tajam jenis celurit. Pelaku langsung mengejar seorang petugas sembari mengayunkan senjata tajam tersebut.

Aksi tersebut kemudian berhasil dicegah, dan pelaku melarikan diri. Sementara korban mengalami luka di bagian kaki setelah sempat terjatuh ke parit saat dikejar korban,” katanya.

Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Banyuasian dan Polsek Betung yang melakukan penyelidikan kemudian berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti di Desa talang Duku, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin.

Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Banyuasian dan Polsek Betung yang melakukan penyelidikan kemudian berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti di Desa talang Duku, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin.

“Pelaku mengaku tidak senang karena anaknya ditilang oleh petugas kepolisian,” katanya.

(Ham/Montt/kumparan).

Azzam Putra

Recent Posts

Eigendom Verpoding Jangan Dilegalkan Putusan Pengadilan

Timredaksi.com, Jakarta - Pernyataan Syamsul Bahri Ketum FORSIMEMA kali ini sangat krusial dan menyentuh akar…

8 hours ago

Pria Asal Cipayung Diduga Bunuh Diri dengan Melompat dari Jembatan Cawang

Timredaksi.com, Jakarta – Seorang pria bernama Iwan, warga Jalan Dalang Muncul, Cipayung, Jakarta Timur, dilaporkan…

1 day ago

PN Cirebon Hukum Anak Pelaku Tawuran dengan Kewajiban Adzan & Belajar Al-Quran

Timredaksi.com, Cirebon -- Pengadilan Negeri (PN) Cirebon menjatuhkan pidana pengawasan dengan syarat umum dan syarat…

2 days ago

Dishub DKI Jakarta Tebar Kepedulian Lewat Kurban 41 Sapi dan 15 Kambing

Timredaksi.com, Jakarta - Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam rangka…

2 days ago

Warga Binaan Lapas Tangerang Sukses Olah Limbah FABA Jadi Material Konstruksi Berstandar WIKA

Timredaksi.com, Tangerang — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang sukses mengeksekusi program hilirisasi industri berbasis…

2 days ago

Kementerian HAM Tegaskan Hak untuk Dilupakan Tidak Hapus Berita di Media

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menegaskan konsep right to be forgotten atau…

2 days ago