News

BMI: Pemerintah Saat Ini Gagal Mewujudkan Janji Politiknya

Jakarta, Timredaksi.com – Pandemi covid-19 yang saat ini menerjang Indonesia bukan hanya merusak tatanan kehidupan sosial namun juga dikhawatirkan akan merusak tananan ekonomi hingga terjadi krisis ekonomi.

Ditambah lagi, kekuasaan yang korup dimasa pandemi seperti korupsi dana bansos, obat vaksi, alat kesehatan membuat negara bukan hanya jatuh, tapi merusak berbagai sistem kehidupan bernegara, termasuk budaya.

Ketum DPN BMI Farkhan Evendi mengatakan, janji politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) semasa kampanya untuk meningkatkan tatanan ekonomi melejit 7% di samping 65 janji lainnya tidak akan terlaksana di periode ini.

BACA JUGA:

Menurut Farkhan, berdasarkan fakta, pertumbuhan ekonomi semasa pemerintahannya  sejak 2014 masing-masing tercatat: 4,79% (2015), melambat dari setahun sebelumnya, yakni 5,02%. Pertumbuhan pada 2016 mencapai 5,02% (2016), Pada 2017 naik sedikit: menjadi 5,07%. Pada 2018 sebesar 5,17%.

Dan akhir kekuasaan Jokowi (2019), pertumbuhan ekonominya turun menjadi 5,02%. Dan setahun pertama dari periode kedua pemerintahan Jokowi, yakni 2020, terjun bebas.

Proyeksinya 2021, mengutip catatan ekonom Rizal Ramli, tingkat pertumbuhannya hanya kisaran 2% dari setahun lalu. Berarti, pertumbuhan ekonominya dalam posisi -0,19%. Tapi, dengan PPKM Darutat dan jika terjadi lebih lama lagi, maka pertumbuhan semakin negatif.

BACA JUGA: 

Setahun Jokowi-Maruf, PKS: Masalah Penegakan Hukum Dan Ekonomi Masih Jauh Dari Harapan

Menurut rilis Bank Dunia per 1 Juli lalu, menjadikan Indonesia turun peringkatnya dari negara menengah atas menjadi menengah bawah. Secara spesifik, Bank Dunia mencatat bahwa penurunan tingkat itu juga didasarkan tingkat GNP perkapita yang turun, dari AS$ 4.050 (2019), menjadi AS$ 3.870.

Menimbulkan pertanyaan mendasar, bagaimana mungkin, dengan capaian ekonomi yang terkategori rendah bisa meningkatkan distribusi kesejahteraan?. Maka artinya pemerintah saat ini gagal mewujudkan janji politiknya. (Salsa)

Hamizan

Recent Posts

KH. Hafidz Taftazani: PPIU yang Pasang Iklan Menyesatkan Harus Diberi Sanksi Tegas

Timredaksi.com, Jakarta – Carut-marut penyelenggaraan ibadah umrah yang masih terjadi di Indonesia dinilai tidak lepas…

4 days ago

Jannah Firdaus Travel Akan Lakukan Tindakan Hukum kepada Widya Sulfa Anggraeni dan Pihak-Pihak lain yang Menyudutkan Tanpa Klarifikasi

Timredaksi.com, Jakarta - Direktur Jannah Firdaus Travel (JFT) Rahmat Syam kepada wartawan di Jakarta, Rabu,…

7 days ago

KH. Hafidz Taftazani Dorong Kementerian Haji Segera Gelar Diklat Pembimbing Ibadah Haji untuk Regenerasi Pembimbing

Timredaksi.com, Jakarta – Dewan Pembina Asosiasi Penyelenggara Haji, Umrah, dan In-Bound Indonesia (ASPHURINDO), KH. Hafidz…

7 days ago

Menko Pangan Apresiasi Gerak Menhut Raja Juli Wujudkan Perdagangan Karbon

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi langkah cepat Menteri Kehutanan (Menhut)…

1 week ago

Menhut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni resmi meluncurkan Persetujuan Menteri Kehutanan tentang…

1 week ago

Office Manager Klinik di California Ini Latih Talenta Indonesia Jadi Medical Virtual Assistant, Kerja dari Rumah Bergaji Dolar

Timredaksi.com, Jakarta - Di tengah maraknya kasus penipuan lowongan kerja luar negeri yang menyasar tenaga…

1 week ago