News

WHO Memperingatkan Dunia Akan Kembali ke Titik Awal Jika Negara-negara Tak Bekerja Sama

Jakarta, Timredaksi.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa dunia bisa kembali ke titik awal pandemi jika negara-negara tidak bisa bekerja sama.

Direktur jenderal WHO, Tedros Adhanom mendesak upaya global gabungan dalam pidato utama menjelang Olimpiade Tokyo.

Tedros Adhanom mengatakan kepada para pejabat tinggi bahwa tidak ada dari kita yang aman. Dia juga mengatakan bahwa saat ini kita tidak sedang berlomba satu sama lain, tapi berlomba melawan virus.

Tedros Adhanom mengatakan bahwa pandemi akan terus mengamuk sampai di seluruh dunia dan tidak hanya di negara-negara berpenghasilan tinggi.

BACA JUGA: 

 

Dia juga memperingatkan bahwa varian baru virus corona yang berbahaya bisa muncul.

“Vaksin adalah alat yang ampuh dan penting. Tetapi dunia belum menggunakannya dengan baik,” kata Tedros Adhanom, dikutip dari Mirror.

“Alih-alih dikerahkan secara luas untuk memadamkan pandemi di semua lini, mereka telah terkonsentrasi di tangan dan lengan segelintir orang yang beruntung, dikerahkan untuk melindungi orang-orang paling istimewa di dunia, termasuk mereka yang berisiko paling rendah terkena penyakit parah, sementara yang paling rentan, tetap tidak terlindungi,” tambahnya.

“75% vaksin telah diberikan hanya di 10 negara. Di negara-negara berpenghasilan rendah, hanya 1% orang yang telah menerima setidaknya satu dosis, dibandingkan dengan lebih dari setengah orang di negara-negara berpenghasilan tinggi,” jelasnya.

“Beberapa negara terkaya sekarang berbicara tentang suntikan booster ketiga untuk populasi mereka, sementara petugas kesehatan, orang tua dan kelompok rentan lainnya di seluruh dunia terus melakukannya,” tambahnya lagi.

“Kegagalan global untuk berbagi vaksin, tes, dan perawatan, termasuk oksigen, memicu pandemi dua jalur, yang kaya dibuka, sementara yang miskin dikunci,” tambah Tedros dalam pidatonya.

“Semakin lama ketidaksesuaian ini berlanjut, semakin lama pandemi akan berlarut-larut, begitu pula gejolak sosial dan ekonomi yang ditimbulkannya.”

Tedros menambahkan bahwa pandemi dapat teratasi jika vaksin dialokasikan secara adil ke seluruh negara di dunia. (Salsa/Indozone)

Salsa Sabrina

Recent Posts

KH. Hafidz Taftazani: PPIU yang Pasang Iklan Menyesatkan Harus Diberi Sanksi Tegas

Timredaksi.com, Jakarta – Carut-marut penyelenggaraan ibadah umrah yang masih terjadi di Indonesia dinilai tidak lepas…

2 days ago

Jannah Firdaus Travel Akan Lakukan Tindakan Hukum kepada Widya Sulfa Anggraeni dan Pihak-Pihak lain yang Menyudutkan Tanpa Klarifikasi

Timredaksi.com, Jakarta - Direktur Jannah Firdaus Travel (JFT) Rahmat Syam kepada wartawan di Jakarta, Rabu,…

4 days ago

KH. Hafidz Taftazani Dorong Kementerian Haji Segera Gelar Diklat Pembimbing Ibadah Haji untuk Regenerasi Pembimbing

Timredaksi.com, Jakarta – Dewan Pembina Asosiasi Penyelenggara Haji, Umrah, dan In-Bound Indonesia (ASPHURINDO), KH. Hafidz…

5 days ago

Menko Pangan Apresiasi Gerak Menhut Raja Juli Wujudkan Perdagangan Karbon

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi langkah cepat Menteri Kehutanan (Menhut)…

6 days ago

Menhut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni resmi meluncurkan Persetujuan Menteri Kehutanan tentang…

6 days ago

Office Manager Klinik di California Ini Latih Talenta Indonesia Jadi Medical Virtual Assistant, Kerja dari Rumah Bergaji Dolar

Timredaksi.com, Jakarta - Di tengah maraknya kasus penipuan lowongan kerja luar negeri yang menyasar tenaga…

7 days ago