News

Viral Perzinahan Sedarah, Berawal Dipaksa hingga Ketagihan, Memalukan

Timredaksi.com, Jakarta – Satuan Reskrim Polres Pidie berhasil mengungkap kasus perzinahan sedarah, dan sejumlah temannya, pengungkapan kasus ini diketahui setelah korban sekaligus tersangka melahirkan.

Kapolres Pidie, AKBP Padli melalui Kasat Reskrim AKP Ferdian Chandra menyebutkan, bahwa pada bulan Januari 2020 sekitar pukul 14.30 WIB terjadi perzinahan antara kakak beradik, hingga keduanya dijadikan tersangka dalam kasus perzinahan.

Ferdian pun membeberkan kronologi kejadian tersebut, berawal ketika tersangka berinisial NJ sedang tidur di dalam kamar.

Namun tiba tiba, adik kandung korban yang berinisial KH menghampiri dan memintanya untuk berhubungan layaknya suami istri.

“Korban menolak dan melarikan diri,” kata Ferdian, Rabu (1/9/2021).

 

Lalu terjadilah perzinahan antar keduanya, kejadian terakhir dengan tersangka KH yang terjadi pada bulan Maret 2021, sekitar pukul 14.30 WIB ditempat yang sama yaitu dikamarnya.

Tersangka NJ sudah melakukan berzina sebanyak delapan kali dengan tersangka KH yang berawal dari paksaan dan selanjutnya ketagihan.

“Kasus perzinahan ini berawal dari paksaan hingga akhirnya ketagihan,” sambung Ferdian.

Lalu, kata Ferdian, Maret 2021 sekira pukul 14.00 WIB tersangka KH mengajak temannya berinsial MF masuk ke kamar tersangka NJ, dan terjadi perzinahan antara tersangka KH dengan tersangka NJ, setelah itu tersangka MF berzina dengan tersangka NJ.

Dan kejadian serupa terjadi pada Oktober 2020 sekitar pukul 15.00 WIB.

Sang adik kembali membawa temannya yang berinisial ML untuk berzina dengan kakaknya. Dan pada November 2020 sekitar pukul 14.00 WIB terjadi serupa.

Pada 21 Agustus 2021, orangtua NJ dan KH, meminta bantuan untuk menjemput anaknya yang bernama NJ untuk dibawa ke rumah di Simpang tiga, agar anaknya tidak diusir orang kampung karena melahirkan seorang bayi tanpa adanya ikatan perkawinan.

“Kemudian mendengar permintaan tersebut, pelapor yang merupakan saudara sepupu ayah korban datang ke rumah orangtua untuk menanyakan siapakah pelaku yang menghamili korban,” tuturnya.

Setelah didesak, sambung Ferdian, NJ mengakui bahwa yang menghamilinya sampai melahirkan anak adalah laki-laki berjumlah 4 (empat) orang yaitu ML, FS, KH, dan WD.

Tak lama kemudian, empat orang tersebut diserahkan oleh aparatur Gampong kepada pihak Polsek Peukan Baro untuk diamankan di Mapolsek Peukan Baro guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

(Salsa/okezone).

Salsa Sabrina

Recent Posts

KH. Hafidz Taftazani: PPIU yang Pasang Iklan Menyesatkan Harus Diberi Sanksi Tegas

Timredaksi.com, Jakarta – Carut-marut penyelenggaraan ibadah umrah yang masih terjadi di Indonesia dinilai tidak lepas…

5 days ago

Jannah Firdaus Travel Akan Lakukan Tindakan Hukum kepada Widya Sulfa Anggraeni dan Pihak-Pihak lain yang Menyudutkan Tanpa Klarifikasi

Timredaksi.com, Jakarta - Direktur Jannah Firdaus Travel (JFT) Rahmat Syam kepada wartawan di Jakarta, Rabu,…

7 days ago

KH. Hafidz Taftazani Dorong Kementerian Haji Segera Gelar Diklat Pembimbing Ibadah Haji untuk Regenerasi Pembimbing

Timredaksi.com, Jakarta – Dewan Pembina Asosiasi Penyelenggara Haji, Umrah, dan In-Bound Indonesia (ASPHURINDO), KH. Hafidz…

1 week ago

Menko Pangan Apresiasi Gerak Menhut Raja Juli Wujudkan Perdagangan Karbon

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi langkah cepat Menteri Kehutanan (Menhut)…

1 week ago

Menhut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni resmi meluncurkan Persetujuan Menteri Kehutanan tentang…

1 week ago

Office Manager Klinik di California Ini Latih Talenta Indonesia Jadi Medical Virtual Assistant, Kerja dari Rumah Bergaji Dolar

Timredaksi.com, Jakarta - Di tengah maraknya kasus penipuan lowongan kerja luar negeri yang menyasar tenaga…

1 week ago