News

Viral Pedagang Asongan Jualan di Ruang Isolasi Pasien COVID-19 Manado

Manado, Timredaksi.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pedagang asongan berjualan di sebuah rumah sakit viral di media sosial. Pedagang tersebut disebut berjualan di ruangan isolasi pasien COVID-19.

Dalam video yang beredar itu, tampak seorang pedagang asongan menawari sejumlah orang yang berada di ruangan tersebut. Seorang perempuan tampak membeli dagangannya.

Setelah transaksi, pedagang itu kembali menawari ibu lain yang kebetulan berada di ruangan yang sama. Namun si ibu tidak membeli sehingga pedagang itu pun langsung beranjak dari ruangan tersebut.

BACA JUGA:

Dari narasi yang beredar, peristiwa itu disebut terjadi di Rumah Sakit Umum (RSU) Manado Medical Center, Manado, Sulawesi Utara.

“Katanya ruang isolasi, kok ada pedagang asongan keluar-masuk. Ini ruangan yang katanya pasiennya positif COVID. Ini ruangan mama kami kemarin yang viral karena jenazah mama kami dimakamkan secara protap,” demikian bunyi narasi video tersebut.

Penjelasan Satgas

Satgas COVID-19 Sulawesi Utara pun angkat bicara mengenai video viral itu. Juru Bicara Satgas COVID-19 Sulut Steven Dandel mengatakan peristiwa itu terjadi di saat petugas rumah sakit disibukkan oleh peningkatan pasien COVID-19 di rumah sakit.

“Kemarin terjadi peningkatan pasien yang signifikan secara tiba-tiba, dimana saat itu torang (mereka) fokus di pemberian pelayanan terhadap pasien. Sampai security saat itu sedang menolong perawat membantu memindahkan oksigen karena perawat juga sempat kewalahan,” kata Steven, saat dimintai konfirmasi detikcom, Minggu (1/8/2021).

Menurutnya, pihak rumah sakit tak menyangka peristiwa tersebut bisa terjadi. Namun Steven menyampaikan, pedagang tersebut bakal dilakukan tes swab.

BACA JUGA:

“Hanya torang (mereka) nda (tak) sangka bisa kecolongan dengan pedagang asongan tersebut. Pedagang yang bersangkutan akan di-swab,” kata dia.

Steven pun menjelaskan bahwa pihak rumah sakit meminta maaf atas kejadian tersebut. Pihak rumah sakit, lanjutnya, memastikan peristiwa itu tidak bakal terulang.

“Usahakan tidak terjadi lagi hal tersebut,” kata Steven.

Lebih lanjut, Steven menduga, kemungkinan besar pedagang tersebut tidak mengetahui ruangan tersebut merupakan ruangan isolasi pasien COVID. Dia pun telah menyarankan RS menambah papan informasi dan peringatan terkait keberadaan ruang isolasi.

“Karena banyak ruangan rawat biasa telah dikonversiin menjadi ruang isolasi sejak peningkatan kasus bertambah secara signifikan. Sudah disarankan ke RS untuk menambah sign dan peringatan terkait keberadaan ruang isolasi,” tuturnya.

(Azzam/Detikcom)

Azzam Putra

Recent Posts

Kapolri Sambangi MA, Sinergi Penegakan Hukum Diperkuat

Timredaksi.com, Jakarta – Mahkamah Agung RI menerima kunjungan kehormatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri),…

4 hours ago

Mahasiswa UINSU Gelar Acara Puncak Pengabdian Masyarakat di Desa Budaya Lingga

  MEDAN - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan…

5 hours ago

Raih Top GPR Figure Award 2026, Menag Apresiasi Kerja Kehumasan ASN Kemenag

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara…

5 hours ago

Menpar Ajak GIPI Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional di Tengah Tekanan Geopolitik

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengajak Gabungan Industri Pariwisata Infonesia (GIPI)…

7 hours ago

Danantara Dorong Garuda Indonesia Jadi Pemimpin Pasar Penerbangan Nasional

Timredaksi.com, Jakarta — BP BUMN bersama Danantara mendorong percepatan transformasi bisnis Garuda Indonesia untuk memperkuat…

7 hours ago

DPW APPSI SULTRA SERAHKAN MANDAT DPD APPSI KONAWE SELATAN KEPADA SITI RAHMATIA

Timredaksi.com, Kendari — Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPW APPSI) Sulawesi Tenggara…

7 hours ago