News

Uniknya Desa Pulau Buaya, Kabupaten Alor

Penulis : Sukmawati Safarin

Desa pulau buaya merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Desa pulau buaya merupakan desa unik yang bentuknya seperti buaya jika dilihat dari kejauhan, bentuknya yang unik Sehingga menarik para wisatawan ingin mengunjunginya. Dalam desa ini tidak terlihat satupun hewan buas buaya.

Keunikan lainnya didesa ini adalah mereka kurang keterbatasan air sehingga mereka harus menyebrangi lautan ke desa tetangganya untuk mengambil air tawar. Dan desa ini juga kekurangan listrik sehingga mereka hanya mengandalkan generator.

Namun, kini masyarat desa pulau buaya sudah menggunakan listrik tenaga surya (PLTS), yang telah beroperasi dan sudah dipasang kerumah_rumah warga sekitar. Warga desa pulau buaya mengaku senang, karena dengan adanya listrik didesa ini mereka bisa melakukan aktifitas dimalam hari seperti menenun dan anak_anak mereka juga bisa belajar dimalam hari.

Desa pulau buaya adalah desa adat.dimana desa ini juga mempunyai beragam suku di antaranya :suku umakakang,suku umaaring, suku umatukang,suku umaleingpapa, suku umafilfalu, suku umasebanjar. Dari beberapa suku di atas,suku umakakang yang dimana kakang yang artinya (kaka), dianggap paling tertua di desa ini. Dikarenakan suku uma kakang inilah yang menyambut acara-acara seperti tarian cakalele, tarian lego-lego untuk menyambut tamu yang datang ke desa ini.

Mayoritas penduduk di desa ini berprofesi sebagai nelayan dan petani. Adapun para ibu-ibu desa pulau buaya ini adalah pengrajin kain tenun khas Alor, mereka menenun menggunakan alat tenun sederhana yang dibuat sendiri oleh mereka.Didesa pulau buaya ini juga menyediakan fasilitas sekolah dari TK sampai MA (Madras Aliyah). Selanjutnya, anak_anak yang sudah tamat sekolah didesa ini mereka akan melanjutkan studynya ke berbagai kota,salah satunya dipulau jawa.

 

Salsa Sabrina

Recent Posts

Eigendom Verpoding Jangan Dilegalkan Putusan Pengadilan

Timredaksi.com, Jakarta - Pernyataan Syamsul Bahri Ketum FORSIMEMA kali ini sangat krusial dan menyentuh akar…

11 hours ago

Pria Asal Cipayung Diduga Bunuh Diri dengan Melompat dari Jembatan Cawang

Timredaksi.com, Jakarta – Seorang pria bernama Iwan, warga Jalan Dalang Muncul, Cipayung, Jakarta Timur, dilaporkan…

2 days ago

PN Cirebon Hukum Anak Pelaku Tawuran dengan Kewajiban Adzan & Belajar Al-Quran

Timredaksi.com, Cirebon -- Pengadilan Negeri (PN) Cirebon menjatuhkan pidana pengawasan dengan syarat umum dan syarat…

2 days ago

Dishub DKI Jakarta Tebar Kepedulian Lewat Kurban 41 Sapi dan 15 Kambing

Timredaksi.com, Jakarta - Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam rangka…

2 days ago

Warga Binaan Lapas Tangerang Sukses Olah Limbah FABA Jadi Material Konstruksi Berstandar WIKA

Timredaksi.com, Tangerang — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang sukses mengeksekusi program hilirisasi industri berbasis…

3 days ago

Kementerian HAM Tegaskan Hak untuk Dilupakan Tidak Hapus Berita di Media

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menegaskan konsep right to be forgotten atau…

3 days ago