News

Terungkap! Begini Kronologi Oknum ASN dan 6 Temannya Menggilir 4 Siswi SMP

Tujuh pria menggilir empat siswi kelas VIII salah satu SMP di Kabupaten Kaur.

Kasat Reskrim Polres Kaur Iptu Indro Wita Yuda Prawira mengatakan pihaknya telah menangkap lima tersangka.

“Lima tersangka sudah diamankan di unit PPA Satreskrim Polres Kaur,” terangnya, seperti dikutip dari Sumeks pada Rabu (17/11/2021).

Sementara terhadap dua tersangka lainnya, Yuda mengatakan pihaknya masih melakukan pengejaran.

Lima tersangka yang sudah ditangkap berinisial WF (24), NR (31), BK (18), JJ (18), dan RS (40).

RS sendiri merupakan seorang ASN di lingkungan Pemkab Kaur yang berdomisili di Kecamatan Kaur Utara.

Sementara korban merupakan siswi SMP sebut saja namanya Bunga (13), Melati (15), Mawar (15), dan Mekar (16).

Peristiwa pencabulan anak di bawah umur pada Kamis (11/11/2021) itu bermula ketika empat korban menemui empat tersangka yang merupakan pacar korban.

Kemudian, mereka membawa para korban ke salah satu kebun karet di wilayah Kecamatan Kaur Utara.

Di lokasi kebun karet, tiga tersangka lainnya ternyata sudah menunggu.

Kuat dugaan bahwa para tersangka sebelumnya telah mempersiapkan aksi bejatnya tersebut.

Mereka lantas menyekap keempat korban selama semalaman di sebuah pondok yang ada di kebun karet tersebut.

Saat itulah, para tersangka melancarkan aksi bejatnya dengan menggilir korban berkali-kali.

Peristiwa tersebut terungkap setelah salah satu orang tua korban melapor ke Polsek Kaur Utara karena anaknya tidak pulang ke rumah.

Setelah sang anak pulang, korban yang didesak oleh orang tuanya akhirnya menceritakan perbuatan bejat tujuh pria tersebut.

Setelah menerima laporan, pihak Polsek Kaur Utara dibantu Polsek Semidang Alas Maras berhasil menangkap WD pada Minggu (14/11/2021) sore di Alas Maras.

Kemudian, pihak kepolisian mengamankan dua tersangka lain yakni RS dan NR pada Senin (15/11/2021) sekitar pukul 00.02 WIB di Kaur Utara.

Selanjutnya, tersangka BK dan JJ diamankan di Desa Bandu Agung, Kaur Utara sekitar pukul 04.00 WIB.

Yuda mengatakan pihaknya kini masih mengambil keterangan dari korban maupun tersangka terkait motif dalam kasus tersebut.

 

(Salsa/Nes).

Azzam Putra

Recent Posts

Gus Salam Denanyar Menguat sebagai Poros Alternatif Ketua Umum PBNU, Usung Rekonsiliasi dan Marwah Organisasi

Timredaksi.com, Jombang — Dukungan terhadap KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam Denanyar sebagai calon alternatif…

2 days ago

Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan untuk Padamkan Karhutla: Ada Bibit Hujan, Kita Gelar OMC

Timredaksi.com, Jakarta -- Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyebut hujan menjadi cara paling efektif untuk…

2 days ago

Menhut Raja Antoni Minta Tak Land Clearing: Kondisi Bukan Musim Kering Biasa

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meminta masyarakat untuk tidak melakukan land clearing…

5 days ago

Atas Perintah Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni turun langsung ke Kalimantan Barat untuk memastikan…

5 days ago

Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyiapkan langkah penguatan penanganan kebakaran hutan dan…

5 days ago

Di Tengah Cek Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni Gelar Rapat Mendadak Penguatan Penanganan

Timredaksi.com, Kalsel - Menteri Kehutanan Raja Antoni mendadak mengumpulkan seluruh jajaran Kementerian Kehutanan saat melakukan…

6 days ago