News

Serap Aspirasi, Anggota DPR RI Muklis Basri Kembali Turun Nai Gunung Temui NU dan Para Petani Kopi.

Timredaksi.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat DPR RI Muklis Basri silarurahmi dengan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Lampung Barat Kecamatan Liwa. Kunjungan tersebut pada saat masa reses dimana para Anggota Dewan bekerja di luar gedung DPR, menjumpai konstituen di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing.

“Pelaksanaan tugas Anggota Dewan di dapil dalam rangka menjaring, menampung aspirasi konstituen serta melaksanakan fungsi pengawasan,” kata Muklis pada waktu lalu diberitakan Sabtu 12/3/2022.

Kemudian lanjut dari akun Fencebok Muklis Basri MB, dengan propil ketua umum Megawati berkunjung ke pengurus besar NU di daerah provinsi Lampung Kabupaten Lampung Barat di Kecamatan Liwa.

Selain berkunjung NU, Poltisi PDI-P suara tebayak dari empat rekan yang duduk di bangku DPR tersebut mempromosikan hasil pertanian kopi Lampung. Di dalam akun FB nya dirinya langsung terjun gunung lokasi kebun petani.

“Mari kita bersama-sama mempromosikan, mencintai, menyukai kopi robusta Lampung, untuk menjadi tuan rumah di negeri ini, kata Muklis dalam unggahan Vidio akun FBnya.

Menurut mantan Bupati Lambar itu, menuturkan bahwa sejak kresis moneter pada masa lalu, masyarakat Lampung terus bertahan mengembangkan produktivitas hasil perkebunan melaui tanam kopi.

Masarakat Lampung kata anggota wakil rakyat tertinggi di NKRI dapil Lampung I itu menyampaikan, para petani di Lampung mempunya khas yang tidak bisa ditinggalkan dari nenek moyangnya yakni produksi perkebunan kopi Lampung.

Menuai dari jejak sejarah maka Masrakat Lampung sudah terbiasa bisa mensiasati terjadinya dampak ekonomi yang krusial, yakni dapat terjadinya pandemi Covic 19 yang belum juga usai.

“Pada tahun 1998 saat krisis moneter yang paling memberikan dampak positif bagi masyarakat dan negara adalah komoditas perkebunan, dibandingkan komoditas lainya,” tuturnya.

Dengan adanya ketekunan mengembangkan perkebunan kopi tersebut para petani bisa memecahkan solusi dalam ketahanan pangan di wilayah propinsi sang bumi Khua jukhai itu.

“Mudah-mudahan krisis yang baru (masa pandemi Covic 19_red), saat ini juga exstensi perkebunan tetap memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat khusunya Lampung dalam upaya memulihkan perekonomian dan peningkatan ekonomi,” tutup tulis akunya. (ror)

Asrorie

Recent Posts

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas Pegadaian

Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian mencatat fenomena menarik dalam peta investasi nasional sepanjang tahun 2025.…

6 days ago

Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern

Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern Oleh : Meirsa Sawitri Hayyusari Bandung –…

1 week ago

PLT. Ketua DPD BMI DKI Jakarta Siapkan Pengajian Akhir Tahun sebagai Penegasan Arah Baru

Timredaksi.com, Jakarta — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia (DPD BMI) DKI Jakarta, Ghiffari…

2 weeks ago

Libur Natal dan Tahun Baru, Kemenag Siapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik di berbagai daerah untuk melayani…

3 weeks ago

Capt laut Suprihati : Ibu yang Tangguh momentum Hari Ibu 2025

Timredaksi.com, Jakarta - Momentum Hari Ibu tanggal 22 Desember 2025 menjadi momen spesial bagi Capt…

3 weeks ago

Bus PO Cahaya Trans Kecelakaan di Tol Krapyak, Uji KIR Diduga Kedaluwarsa Sejak 2020

Timredaksi.com, Jakarta – Bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV yang mengalami kecelakaan…

3 weeks ago