News

Mengurangi Korupsi Dana Desa, Poltisi NasDem Usulkan Honor Kades Ditambah

Jakarta_timredaksi.com–Anggota Komisi V DPR RI Tamanuri mengingatkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar lebih memperhatikan honor kepala desa (Kades).
Hal tersebut dikatakan poltisi Nasdem usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) komisi V DPR RI bersama Kementrian Desa. Ia beranggapan bahwa pertanggung jawab kades berat maka perlu dipertimbangkan agar bisa menaikan honor pemerintah desa tersebut.
“Jadi tadi kita sampaikan tolong gajih kepala desa dinaikan karna honornya masih sama dengan kepala dusun,” ujar Tamanuri kepada timredaksi.com, 19/1/2022.
“Jadi gajih mereka itu masih sedikit. Oleh karna itu kita harapkan ini bisa dipertimbangkan. Selain itu kepala desa diberikan uang operasional, jadi kepala desa tidak mencari uang operasional kemana-mana,” sambungnya
Mantan Bupati Way Kanan itu menyampaikan sering terjadinya penyipangan anggaran dana desa maka dirinya mengharapkan kepada kementrian desa bisa memfasilitasi proses kebutuhan kepala desa.
Ia menilai ada suatu pemikiran untuk kesejahteraan kepala desa, hal tersebut jadi solusi agar tidak terjadi suatu tindakan terjadindugaan korupsi.
“Saya harapkan bila honor kepala desa bisa mengimbangi sesuai dengan pertanggung jawabannya. Oleh karena itu nantinya bisa mengurangi terjadinya penyimpangan-penyimpangan terjadi penyalah guna angaran dana desa,” paparnya.
Lebih lanjut Tamanuri menyinggung pendamping desa yang ditunjuk langsung dari Kementrian Desa. Ia juga mengatakan bahwa pendamping desa harus ditunjuk langsung dari kepala desa itu sendiri.
“Antara kepala desa serta pendamping desa bersama-sama bisa bersenergi dalam menukarkan kemajuan masyarakatnya,” jelasnya
“Jadi jangan kepala desa dan pendamping desa bersama karena mereka bisa menentukan dana desa itu mau dikemanakan. Kalau orang tidak jelas dan bukan orang dari situ maka pendamping tidak menguasai,” ucapnya
Dalam penentuan keberhasilan Tamanuri menyampakan masukannya agar bisa menentukan pendamping desa yang profesional serta SDM yang handal.
“Akibatnya penyusunan anggaran dan pendapatan desa menjauh. Maka kita rugi kita sudah mengeluarkan honorariumnya besar tapi tenaga, pikirkan mereka tidak tercurah ke situ,” pungkasnya
Sekedar diketahui agenda rapat komisi V membahas evaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun anggaran 2021 dan program kerja Kementerian Desa PDTT tahun 2022, yang digelar secara fisik dan virtual di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta. (ror)
Asrorie

Recent Posts

KH. Hafidz Taftazani: PPIU yang Pasang Iklan Menyesatkan Harus Diberi Sanksi Tegas

Timredaksi.com, Jakarta – Carut-marut penyelenggaraan ibadah umrah yang masih terjadi di Indonesia dinilai tidak lepas…

4 days ago

Jannah Firdaus Travel Akan Lakukan Tindakan Hukum kepada Widya Sulfa Anggraeni dan Pihak-Pihak lain yang Menyudutkan Tanpa Klarifikasi

Timredaksi.com, Jakarta - Direktur Jannah Firdaus Travel (JFT) Rahmat Syam kepada wartawan di Jakarta, Rabu,…

6 days ago

KH. Hafidz Taftazani Dorong Kementerian Haji Segera Gelar Diklat Pembimbing Ibadah Haji untuk Regenerasi Pembimbing

Timredaksi.com, Jakarta – Dewan Pembina Asosiasi Penyelenggara Haji, Umrah, dan In-Bound Indonesia (ASPHURINDO), KH. Hafidz…

6 days ago

Menko Pangan Apresiasi Gerak Menhut Raja Juli Wujudkan Perdagangan Karbon

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi langkah cepat Menteri Kehutanan (Menhut)…

1 week ago

Menhut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni resmi meluncurkan Persetujuan Menteri Kehutanan tentang…

1 week ago

Office Manager Klinik di California Ini Latih Talenta Indonesia Jadi Medical Virtual Assistant, Kerja dari Rumah Bergaji Dolar

Timredaksi.com, Jakarta - Di tengah maraknya kasus penipuan lowongan kerja luar negeri yang menyasar tenaga…

1 week ago