Entertainment

Maria Vania Kerap Dijadikan Objek Fisik, Ini Katanya

Timredaksi.com – Maria Vania memulai karier di dunia presenting sebagai host olahraga. Setelah itu, tawaran buat jadi bintang tamu pun terus berdatangan.

Maria Vania mengaku awalnya tak pernah bermimpi jadi presenter. Tapi ternyata, ia termakan omongan sendiri.

Aku kan introvert, terus orang tua aku bilang, aku kayaknya cocok jadi presenter. Dari situ aku bilang, sampai mati nggak mau jadi presenter, aku benci ngomong di depan orang,” ungkapnya.

Tapi setelah itu, Maria Vania ternyata dapat kesempatan untuk jadi host acara olahraga. Padahal ia sama sekali tak mengerti apa yang nanti harus dibawakannya.

“Aku pikir, ambil dulu sambil belajar kemudian. Nah, aku jalani kayak perih-perihnya belajar dari bola, balap motor dan akhirnya ditawari juga buat tampil di sebuah sketsa. Sama senior kayak, Bang Komeng, Mas Tukul, Mas Tessy, semua Srimulat gitu,” kisahnya.

Berbagai proses akhirnya dijalani Maria Vania, hingga ia kerap jadi bintang tamu beberapa acara televisi. Dalam acara-acara tersebut, Maria Vania memang kerap jadi bahan guyonan, termasuk soal bentuk tubuhnya.

Tak cuma itu, berbagai godaan pun hampir pasti selalu datang. Bahkan tak jarang, lawan mainnya pakai fisik hingga memeluknya. Merasa dilecehkan?

“Kalau aku profesional banget, ibaratnya, ya sudah. Aku tujuannya menghibur, jadi nggak pernah dimasukin ke hati. Ibaratnya, ketika on cam, ya sudah. Tapi setelah itu nggak ada gitu. Mereka ibaratnya pasti ada adegan meluk, godain, pegang dagu, ya sudah begitu. Maksudnya profesional, jangan dibaperin,” ungkapnya.

Sampai akhirnya banyak netizen yang bertanya, peran-peran Maria Vania yang kerap hanya dijadikan sebagai objek. Menurutnya, hal tersebut yang terpenting dibawa enjoy.

“Kecuali kalau itu udah nggak on cam ya. Itu baru deh. Kalau selama on cam itu aku cukup profesional karena aku yakin mereka nggak akan ngelecehin seperti apa juga. Mereka pun cari uang, aku cari uang,” pungkasnya. (Ham/S:Detikcom)

Hamizan

Recent Posts

Warga Binaan Lapas Tangerang Sukses Olah Limbah FABA Jadi Material Konstruksi Berstandar WIKA

Timredaksi.com, Tangerang — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang sukses mengeksekusi program hilirisasi industri berbasis…

11 hours ago

Kementerian HAM Tegaskan Hak untuk Dilupakan Tidak Hapus Berita di Media

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menegaskan konsep right to be forgotten atau…

11 hours ago

Buperta Cibubur Raup Surplus Rp 2,17 Miliar, Dari Kemah Pramuka hingga Rekreasi

Timredaksi.com, Jakarta — Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur Jakarta Timur berhasil mencatat…

12 hours ago

KPK Bongkar Dugaan Pembelian Aset Fadia dari Uang Proyek Outsourcing

Timredaksi.com, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami aliran aset dalam perkara dugaan korupsi…

12 hours ago

Program MBG Disesuaikan, Distribusi Kini Fokus Saat Siswa Belajar di Sekolah

Timredaksi.com, Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penyesuaian pola distribusi Program Makan Bergizi Gratis…

13 hours ago

Produksi Narasi Kritis: Kebebasan vs Ancaman Keamanan

Timredaksi.com, Jakarta - Kebebasan berekspresi dalam era digital tidak lagi hanya berkaitan dengan hak untuk…

15 hours ago