Timredaksi.com, Jakarta – Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI) menyoroti fenomena peningkatan angka kriminalitas yang terjadi di tengah masyarakat belakangan ini. Fenomena ini dinilai tidak berdiri sendiri, melainkan erat kaitannya dengan kondisi ekonomi masyarakat yang kian terhimpit.
Dalam keterangannya, Ketum FORSIMEMA menyampaikan beberapa poin krusial terkait situasi ini:
”Ketika isi dapur tidak lagi terpenuhi, nalar sehat sering kali terabaikan. Ini adalah alarm keras bagi semua pihak, baik pemerintah, penegak hukum, maupun kita di lini media, untuk melihat kriminalitas dari sudut pandang yang lebih luas, yaitu pemulihan ekonomi masyarakat.”
Timredaksi.com, Jakarta — Danantara Indonesia dan BP BUMN mendorong PT Pertamina Gas (Pertagas) mengambil peran…
CIANJUR - Himpunan Pengusaha KAHMI Kabupaten Cianjur memanfaatkan momentum peringatan hari jadi ke-16 untuk memperkuat…
JAKARTA - Kalangan industri otomotif global tengah menyoroti mahalnya biaya penggantian baterai pada mobil…
Timredaksi.com, Mojokerto – Mas Ridwan, perantau asal Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, yang kini menetap di…
Timredaksi.com, Jakarta – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menonaktifkan lima pejabat struktural Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)…
Timredaksi.com, Jakarta - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI kembali meraih apresiasi bergengsi…