Agama

Ini Alasan India Tutup 700 Sekolah Islam

Timredaksi.com – Menteri Pendidikan Negara Bagian Assam, Himanta Biswa Sarma mendukung atas pengesahan undang-undang untuk menghapus sekolah islam negeri. Menurutnya India membutuhkan dokter, polisi dan guru bukan menjadi imam masjid.

“Kita membutuhkan lebih banyak dokter, petugas polisi, birokrat, dan guru, dari komunitas Muslim minoritas daripada imam masjid,” ujar Menteri Pendidikan Negara Bagian Assam, Himanta Biswa Sarma, di hadapan anggota dewan setempat, dikutip Reuters, Rabu (06/01/2021).

Sebelumnya, Negara Bagian Assam di India telah mengesahkan undang-undang yang menghapus semua sekolah Islam negeri di daerah itu, Rabu (30/12/2020) lalu. Penguasa Assam berdalih, sekolah-sekolah agama itu menyediakan pendidikan di bawah standar.

Namun, para politisi dari kalangan oposisi mengkritik langkah itu. Mereka menilai UU tersebut hanya mencerminkan sikap anti-Muslim dari pemerintah di negara mayoritas Hindu itu.

Dengan berlakunya UU baru itu, lebih dari 700 sekolah Islam (madrasah) yang selama ini didanai pemerintah di Assam akan ditutup mulai April nanti.

Negara Bagian Assam dikuasai oleh Bharatiya Janata Party (BJP), partai nasionalis Hindu berhaluan radikal pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi. Sarma pun termasuk salah satu politikus BJP yang sedang naik daun di Assam.

Pemerintah Assam akan mengubah seluruh madrasah menjadi sekolah umum yang sekuler. Alasannya, pendidikan yang disediakan di madrasah tidak dapat mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan duniawi.

Kelompok oposisi menyebut langkah pemerintah itu sebagai bentuk serangan terhadap kaum Muslim di negeri itu.

“Tujuannya (dibuatnya UU itu) adalah untuk memusnahkan Muslim,” kata salah satu anggota parlemen dari Partai Kongres Nasional India, Wazed Ali Choudhury.

admin

Recent Posts

Turnamen Mancing Empang HUB 4 Oktober 2026: Ruang Temu Komunitas Pemancing

Timredaksi.com, Tangerang Selatan – Buat sebagian orang, mancing masih dianggap kegiatan santai sekadar pengisi waktu…

3 days ago

JURTIM FEST 2026, Keputusan Juara Diubah Mendadak, Orang Tua Peserta Lomba Marawis Kecewa Berat & Sesalkan Sikap Juri

Timredaksi.com, Jakarta - Perubahan hasil juara secara mendadak dalam lomba marawis antar‑sekolah yang diselenggarakan UMKM…

4 days ago

Dari Data Menjadi Pemahaman: Perjalanan Muhammad Faris Ulul Azmi Mengedukasi Investor Pemula

Timredaksi.com, Jakarta — Akses terhadap edukasi pasar modal yang mudah dipahami menjadi kebutuhan penting di…

5 days ago

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Timredaksi.com, Sumsel - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menegaskan perlindungan satwa liar menjadi bagian penting…

6 days ago

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Timredaksi.com, Sumsel - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni memperkuat upaya perlindungan gajah di Suaka Margasatwa…

6 days ago

Ribuan Pelaku Bisnis Penuhi JICC Senayan di Hari Pertama Global Sources Indonesia 2026, Sambut Ratusan Supplier dari Asia

Timredaksi.com, Jakarta – Global Sources Indonesia 2026 resmi dibuka hari ini di Jakarta Convention Center…

7 days ago