News

Diperintahkan Parlemen Buat Got 80 cm, Perum Perindo dan 4 Perusahan Membangkang

Timredaksi.com, Jakarta – Ketua komisi IV DPR RI Sudin terus menggalakan upaya pembenahan, penertiban Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zacman (PPNZ) Muara Baru Jakarta Utara. Hal tersebut terbukti mulai dari Sidak, hingga Rapat dengar Pendapat Politisi PDI-P itu acap kali menyoroti masih kusutnya persoalan Pelabuhan.

Namun disanyangkan semua itu belum membuahkan hasil yang positif mulai dari Pengelola Pelabuhan PT. Perum Perindo, Pelaku Usaha (para penyewa gudang cold storage_red).

Perum Perindo hinga para pengusaha terkesan sepelekan parlemen, pasalnya melalui Perum Perindo, PT. Harapan Ahian Jaya PT. Bahtera Indah Nusantara PT. ABC dan PT. Hasil Melimpah masih mengabaikan niat baik ketua komisi IV DPR RI itu.

Sebelumnya Sudin dalam kunjungan kerja sekaligus Inspeksi mendadak (Sidak) pada Jum’at 8/4/2022, melalui direktur utama Perum Perindo/Perinus menginstruksikan agar perusahaan melakukan perbaikan saluran drainase minimal 80 cm.

“Jadi saya perintahkan perusahan-perusahaan bisa membuat got minimal lebarnya 80 cm. Jadi kalau hujan airnya melimpah bisa langsung ke got. Kita kasih waktunya satu bulan,” kata Sudin pas satu bulan lalu, di lokasi MBC Jakarta Utara, Minggu 12/6/2022.

Menepi kondisi air berwarna hitam dan beberapa saluran air tertutup, ketua DPD PDI-P Propinsi Lampung menegaskan agar perusahan-perusah (dilokasi MBC_red) bisa selaras memperbaiki saluran drainase.

Dirinya menyebut perusahan penyewa lahan gudang cold storage, haya memikirkan kepentingan sendiri tampa pikir dampaknya.

“Jangan mau seenaknya saja, punya duit meninggikan satu meter, tidak peduli orang banjir atau tidak. Nah kalau jalan lebih rendah pembuangan air gak ada? mau dibuang ke mana airnya,” tegas Sudin

Sementara Direktur PT. Bahtera Indah Nusantara Hoku (sapaan akrab_red) melalui sambungan TLP WhatsApp mengatakan perabikan jalan depan perusahaannya itu sudah di perbaiki pihak perum dan UPT.

“Itu jalan sudah diperbaiki perum dengan UPT, kita sudah melakukan perbaikan bersih-bersih,” katanya Hoku

Masih persoalan yang sama Direktur PT. Ahiyan Jaya melalu sambungan TLP 081183…. belum bisa menjawab.

“Dari mana ini pak? Salah sambung,” kata Pimilik PT. Ahiyan dengan menutup langsung telp

Direktur utama PT. Hasil Melimpah Acai belum bisa dikonfirmasi, apa upaya yang sudah dilakukan dalam menindak lanjuti sidak DPR untuk memperbaiki drenase pada bulan lalu.

Acei pemilik dua lahan Gudang Cold Storage itu menyebut bahwa dirinya sedang dalam urusahan keluarga.

“Saya lagi ada urusan keluarga ya pak,” kata Acai

Sementara PT. ABC belum diketahui keberadaanya meski Timredaksi.com mencari nomor TLP melalui salah satu staf perum yang tak ingin sebut nama.

Asrorie

Recent Posts

Fenomenologi Keadilan dalam Living Law: Bagaimana Hukum yang Hidup Menguji Legitimasi Hukum Positif?

Timredaksi.com, Jakarta - Hari Lahir Pancasila jadi refleksi insan peradilan dalam jadikan ruang sidang benteng…

1 hour ago

Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Optimisme Baru bagi Program Gizi Indonesia

Timredaksi.com, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan…

2 hours ago

Ditjen Hubla dan Pemda Ngada Teken Perjanjian Hibah Aset, Perkuat Pengembangan Pelabuhan Maumbawa NTT

Timredaksi.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada menandatangani…

12 hours ago

Ketua PT Surabaya Ingatkan Advokat Baru: Jaga Integritas, Tegakkan Keadilan*

Timredaksi.com, Jakarta - Prosesi penyumpahan kali ini diikuti oleh sejumlah organisasi advokat, di antaranya Perkumpulan…

14 hours ago

Sertipikat Tanah Hilang? Begini Panduan Cara Mengurusnya

Timredaksi.com, Jakarta - Kehilangan sertipikat tanah bisa terjadi karena berbagai kondisi, seperti tercecer, perpindahan tempat…

16 hours ago

PN Jakpus Live Gelar Sidang Pledoi Nadiem Makarim Pagi Ini

Timredaksi.com, Jakarta - Menjelang dilaksanakannya sidang agenda pembelaan (pledoi) terdakwa Nadiem Anwar Makarim dalam perkara…

17 hours ago