Jakarta, Timredaksi.com – Program vaksinasi COVID-19 di Indonesia masih memiliki tantangan. Bukan hanya dari sisi pendistribusian vaksin, tetapi juga penyebaran hoaks di masyarakat.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 dr Reisa Broto Asmoro mengatakan hoaks menjadi salah satu alasan masih banyak masyarakat yang ragu menerima vaksin.
“Misinformasi, disinformasi, fitnah, kabar bohong, mitos. Di Indonesia ini memang negara dengan beribu-ribu mitos,” kata dr Reisa dalam dialog kesehatan, Selasa (26/7/2021).
BACA JUGA:
Selama pandemi COVID-19 berlangsung, dr Reisa mengungkap ada lebih dari 50 ribu hoaks beredar seputar Corona, termasuk mengenai vaksinasi. Di awal kemunculan pandemi saja, sudah ada 5 ribu hoaks yang menyebar di Indonesia.
“Jadi memang penyebaran informasi yang enggak akurat dan kesannya memang tak terbendung,” tambahnya.
Ada cara untuk mengetahui informasi yang beredar adalah hoax atau tidak. Salah satunya dengan mengecek narasi berita yang disampaikan.
Disebutkan dr Reisa, hoax dicirikan dengan kalimat bombastis dan tidak ada sumber valid yang dicantumkan. Masyarakat bisa mengecek kebenaran beritanya di website covid19.co.id atau Kemenkes. Ikuti berita dari sumber resmi atau update dari pemerintah yang sudah diverifikasi berulang.
“Vaksin COVID-19 yang sudah disetujui Badan POM pasti aman, bermutu dan berkhasiat,” sarannya.
(Salsa/Detikcom)
Timredaksi.com, Kalimantan - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap akan menindak tegas perusahaan yang terlibat…
Timredaksi.com, Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun…
Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah menguji coba skema pelatihan hibrid yang menghubungkan pembelajaran…
CIANJUR — Ketua Fraksi PKB MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz kembali melaksanakan kegiatan…
GEMPA BUKAN UKURAN DOSA SEBUAH DAERAH Dr. DARYONO, anggota IABI Ketika suatu daerah dilanda gempa,…
Timredaksi.com, Jakarta - Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) memotret dinamika politik menjelang Pemilu 2029, termasuk…