News

3 Pelaku Penggelapan 28 Ton Biji Gandum di Cilegon Ditangkap Polisi

Polisi menangkap 3 pelaku penggelapan 28 ton biji gandum milik sebuah perusahaan tepung terigu. Ketiga pelaku merupakan sopir, kernet truk, dan pemilik lapak.

Ketiga pelaku yakni RA (40) sopir truk, S (39) kernet truk, dan DS (56) merupakan pemilik lapak. Mereka ditangkap pada 13 Juli, awalnya, hanya sopir dan kernet yang ditangkap karena menggelapkan bungkil atau biji gandum. Bungkil itu seharusnya dibawa ke gudang perusahaan tepung setelah diangkut dari pelabuhan Krakatau Bandar Samudera (KBS).

“Biji gandum yang jumlahnya kurang lebih 28 ton yang mana barang tersebut seharusnya diangkut dari pelabuhan KBS menuju ke PT Pundi yang ada di wilayah Pelindo, namun oleh tersangka dibawa ke jalan lingkar kemudian di sana dibongkar dan menerima sejumlah uang yang dijanjikan sekitar Rp 10 juta tapi baru di-DP Rp 2,5 juta, hasilnya di bagi dua oleh sopir dan kernet,” kata Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono, Jumat (16/7/2021).

BACA JUGA:

Pembongkaran biji gandum oleh ketiga pelaku berlangsung 30 menit. Kecepatan bongkar barang itu kemudian dicurigai oleh sekuriti pelabuhan. Pihak keamanan kemudian melaporkan kecurigaan itu kepada polisi.

“Akhirnya pada hari Selasa dini hari Polsek KP Banten menerima laporan dari sekuriti kemudian melaksanakan penyelidikan bersama-sama dengan pihak keamanan di pelabuhan. Sudah diamankan terlebih dahulu (oleh sekuriti pelabuhan) kemudian tim Polsek datang untuk melakukan pemeriksaan, diketahuilah tadi rangkaiannya,” kata dia.

Sopir dan kernet itu diarahkan untuk bongkar bungkil di lapak milik DS di Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan. Sang sopir mengaku diming-imingi Rp 10 juta oleh seseorang yang kini ditetapkan sebagai DPO.

“Bahwa yang menyopiri dan sebagai kernet ini diarahkan atau diberikan tawaran untuk membongkar di JLS dengan harga Rp 10 juta,” katanya.

BACA JUGA:

Pelaku RA dan S disangkakan Pasal 372 dan DS disangkakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara. (Salsa/Detikcom)

Azzam Putra

Recent Posts

Gus Salam Denanyar Menguat sebagai Poros Alternatif Ketua Umum PBNU, Usung Rekonsiliasi dan Marwah Organisasi

Timredaksi.com, Jombang — Dukungan terhadap KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam Denanyar sebagai calon alternatif…

2 days ago

Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan untuk Padamkan Karhutla: Ada Bibit Hujan, Kita Gelar OMC

Timredaksi.com, Jakarta -- Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyebut hujan menjadi cara paling efektif untuk…

2 days ago

Menhut Raja Antoni Minta Tak Land Clearing: Kondisi Bukan Musim Kering Biasa

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meminta masyarakat untuk tidak melakukan land clearing…

5 days ago

Atas Perintah Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni turun langsung ke Kalimantan Barat untuk memastikan…

5 days ago

Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyiapkan langkah penguatan penanganan kebakaran hutan dan…

5 days ago

Di Tengah Cek Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni Gelar Rapat Mendadak Penguatan Penanganan

Timredaksi.com, Kalsel - Menteri Kehutanan Raja Antoni mendadak mengumpulkan seluruh jajaran Kementerian Kehutanan saat melakukan…

6 days ago