News

SERUAN RESOLUSI NASIONAL FORUM SATU BANGSA : Menghadapi Ancaman Perpecahan Nasional Akibat Simpang Siur Informasi Terkait Tertembaknya Laskar Pembela Islam Pengawal HRS

Timredaksi.com – Forum Satu Bangsa mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas terjadinya perpecahan di kalangan masyarakat akibat insiden yang mengakibatkan tewasnya 6 anggota Laskar Pembela Islam yang sedang mengawal tokoh FPI Habib Rizieq Syihab.

Saat ini masyarakat terbelah antara mendukung Polisi yang menjalankan tugasnya dalam penegakan hukum dan masyarakat yang membela Laskar Pembela Islam yang gugur dalam menjalankan kewajiban melindungi pemimpin yang sangat dihormati di kalangan FPI.

Forum Satu Bangsa menilai peristiwa tersebut sebagai tragedi yang semestinya tidak perlu terjadi (unnecessary) jika terjadi dialog/tabayyun dan kepatuhan terhadap hukum sejak awal. Buntunya komunikasi antara para pihak di Republik ini mengakibatkan risiko benturan yang berujung kepada kekerasan fisik semakin semakin tinggi.

Forum Satu Bangsa juga melihat bahwa terjadinya tragedi ini adalah alarm pengingat bagi memburuknya etika politik dan komitmen kebangsaan di kalangan warga bangsa dan disiplin aparat negara yang bertugas menegakkan hukum secara adil dan tanpa pandang bulu.

Tragedi ini tidak boleh dijadikan dasar atau pembenaran bagi terjadinya pembalasan kekerasan berikutnya karena dapat membawa Negara ke tubir perpecahan yang sangat membahayakan.

Oleh karena itu, Forum Satu Bangsa menyampaikan Seruan RESOLUSI NASIONAL sebagai berikut:

1. Meminta kepada Presiden agar menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri agar tidak terjadi spiral kekerasan (spiral of violence) yang sangat merugikan Bangsa dan Negara. Enerji dan fokus Bangsa harus diarahkan untuk mewujudkan Indonesia Maju yang akan menghantarkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Presiden harus memimpin rakyat Indonesia menuju Indonesia Emas bersama-sama, jangan ada yang ditinggalkan.

2. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu, baik kepada pendukung pemerintah maupun oposisi. Para pelanggar Protokol Covid-19 yang terkait penyelenggara kerumunan juga harus diperlakukan sama. Ini penting untuk menunjukkan keadaban publik dari para penegak hukum yang berdiri di atas semua rakyat dan golongan.

3. Meminta kepada Front Pembela Islam dan semua ormas keagamaan lain dari semua penganut agama dan suku di Indonesia untuk memegang komitmen kebangsaan yang total sehingga tidak menjadi proxy dari kepentingan global yang ingin memecah-belah Indonesia dengan alasan apapun, suku maupun agama. Ormas keagamaan dan kesukuan apapun yang menyediakan diri sebagai proxy bagi perpecahan Indonesia harus ditindak tegas secara hukum yang berlaku di Indonesia.

4. Mendorong agar aparat keamanan dan intelijen serta diplomasi menelisik ancaman bagi NKRI tidak hanya di hilir tetapi juga di hulu. Dimensi transnasional dari ancaman terhadap NKRI harus disikapi dengan menggelar operasi di luar negeri sehingga dapat dinetralisir sejak dari sumbernya. Ini akan meningkatkan marwah dan martabat aparat negara di mata rakyat dan kalangan internasional. Kombinasi operasi luar negeri dan dalam negeri ini akan memastikan bahwa tujuan nasional Bangsa Indonesia dapat tercapai.

5. Forum Satu Bangsa mengajak seluruh elemen Bangsa yang telah berjuang mendirikan Negara dan mempertahankannya dari semua ancaman dan rongrongan untuk memperkuat konsensus nasional sebagai dasar menghadapi turbulensi dan disrupsi global. Turbulensi dan disrupsi global dapat memberikan peluang dan ancaman sekaligus bagi Indonesia.

Demikian, Seruan RESOLUSI NASIONAL Forum Satu Bangsa ini disampaikan demi keselamatan seluruh rakyat Indonesia dalam menghadapi ancaman perpecahan.

 

Azzam Putra

Recent Posts

4,4 Juta Pelaku Retail dan e-Commerce Dorong Kebutuhan Produk dan Supplier Baru, Global Sources Indonesia Kembali Hadir di JICC Senayan

Timredaksi.com, Jakarta – Seiring dengan meningkatnya kebutuhan konsumen Indonesia akan pilihan produk yang semakin beragam,…

4 hours ago

PENGURUS NASIONAL DAN DKI JAKARTA BMI HADIR DAN RAMAIKAN PUNCAK HUT KE-25 PARTAI DEMOKRAT DI GBK

Timredaksi.com, Jakarta – Pengurus Nasional Bintang Muda Indonesia (BMI) bersama jajaran pengurus BMI DKI Jakarta…

2 days ago

Ahli Pidana Tegaskan Penolakan MKN Provinsi Maluku Utara Berlaku Mutlak. Pemeriksaan Terhadap Notaris Lily Masita Tomasoa Tidak Sah Berdasarkan Hukum

Timredaksi.com, Jakarta - Sidang lanjutan perkara Praperadilan Nomor 140/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Sel di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada…

3 days ago

Cegah Karhutla Berdampak ke Satwa, Menhut Raja Antoni Perkuat Gerak Cepat Rescue

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni memperkuat gerak cepat penyelamatan satwa liar untuk…

3 days ago

Penegakan Hukum Karhutla, Menhut Raja Antoni Segel Lokasi di Lapangan

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni turun langsung melakukan penyegelan di lokasi yang…

3 days ago

Ketum FORSIMEMA: Masyarakat Kenang Kemajuan Pesat Masa Kepemimpinan Taufan Pawe

Timredaksi.com, Parepare - Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung (FORSIMEMA) melakukan kunjungan kerja ke…

4 days ago