Timredaksi.com – Sebuah aksi pemilik Mercedes-Benz membakar mobilnya sendiri viral di media sosial. Aksi pembakaran ini dilakukan karena pria pemilik mobil itu tak puas dengan layanan dealer.
Dilansir dari Motor1.com, pria bernama Mikhail Litvin asal Rusia merasa kecewa dengan dealer Mercedes-Benz. Ia sudah mengeluhkan mobilnya sebanyak 5 kali. Namun pihak dealer pun tak menyentuhnya sama sekali.
Kekecewaan ini pun berujung pengiriman surat kepada dealer Mercedes-Benz. Ia mengungkapkan kalau ia merasa tak puas dengan layanan dealer tersebut.
Yang lebih parah, pria tersebut juga membuat sebuah konten video yang berisi aksi pembakaran mobil miliknya, Mercedes-Benz AMG GT 63 S.
Dalam video tersebut, Litvin tak banyak berucap. Ia hanya berhenti dan turun dari mobil. Sejenak kemudian ia melakukan aksinya.
Ia mengeluarkan beberapa jeriken bensin dari bagasi mobil mewahnya itu dan mulai menyirami mobil dengan bahan bakar tersebut.
Ia kemudian menyiapkan korek api untuk menyalakan api. Namun sebelumnya, ia justru sempat membakar sosis jauh dari mobil yang akan dibakarnya.
Lalu setelah makan beberapa tusuk sosis, ia pun menyalakan api di rumput dan membiarkan api membakar ke mobilnya.
Ia pun kemudian pergi meninggalkan mobil yang dibakarnya dengan menaiki sebuah mobil tua.
Wah sayang juga ya, mobil mahal tersebut dibakar begitu saja. (Ham/S:Suara.com)
Timredaksi.com, Kalimantan - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap akan menindak tegas perusahaan yang terlibat…
Timredaksi.com, Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun…
Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah menguji coba skema pelatihan hibrid yang menghubungkan pembelajaran…
CIANJUR — Ketua Fraksi PKB MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz kembali melaksanakan kegiatan…
GEMPA BUKAN UKURAN DOSA SEBUAH DAERAH Dr. DARYONO, anggota IABI Ketika suatu daerah dilanda gempa,…
Timredaksi.com, Jakarta - Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) memotret dinamika politik menjelang Pemilu 2029, termasuk…