News

Reaksi Fadli Zon Atas Pernyataan Muhadjir Effenddy Soal Darurat Militer, Mana Militernya?

Jakarta – Pernyataan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy yang menyebut situasi pandemi COVID-19 Indonesia sudah dalam keadaan darurat militer mengundang reaksi Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Fadli Zon.

Ia mengkritik keras pernyataan Menko PMK Muhadjir Effendy, Fadli Zon menyebut pernyataan Muhadjir itu ngawur.

“Pernyataan ini ngawur! Kok bisa mengatakan sekarang darurat militer. Mana militernya?” ujar Fadli dalam akun Twitter-nya, Sabtu (17/7/2021).

Fadli Zon telah mengizinkan pernyataannya dikutip untuk pemberitaan. Fadli Zon merupakan anggota Komisi I DPR, yang salah satu ruang lingkup kerjanya adalah bidang pertahanan.

Dia menilai pernyataan Muhadjir menambah daftar kurangnya konsep pemerintah dalam menangani COVID-19. Dia juga menilai Muhadjir kurang memiliki pengetahuan.

“Sirkus pernyataan ini hanya menambah daftar kurangnya konsep dan pengetahuan elementer plus koordinasi penanganan COVID,” tuturnya.

Sebelumnya, Muhadjir Effendy menyebut kondisi di Indonesia saat ini sudah darurat militer. Dia mengatakan hal itu terjadi meski tidak ada deklarasi dari pemerintah.

BACA JUGA:

Apa Itu Darurat Militer Seperti Dikatakan Menko Muhadjir?

“Kan sebenarnya pemerintah sekarang ini, walaupun tidak di-declare, kita ini kan dalam keadaan darurat militer. Jadi, kalau darurat itu ukurannya tertib sipil, darurat sipil, darurat militer, darurat perang. Nah, kalau sekarang ini sudah darurat militer,” kata Muhadjir saat meninjau Hotel University Club UGM yang dijadikan shelter pasien Corona, di Sleman, Jumat (16/9).

Muhadjir menyebut saat ini Indonesia tengah berperang melawan musuh, yakni virus COVID-19, yang tak terlihat.

“Kenapa? Karena kita berhadapan dengan musuh yang tidak terlihat dan musuh tidak terlihat ini di dalam pertempurannya tidak memakai kaidah hukum perang. Karena semua orang dianggap kombatan oleh COVID-19 ini,” jelasnya.

Salsa Sabrina

Recent Posts

Menhut Raja Juli: Penindakan Perusahaan Terlibat Karhutla Tak akan Berhenti

Timredaksi.com, Kalimantan - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap akan menindak tegas perusahaan yang terlibat…

13 hours ago

BPK Apresiasi Langkah Pemerintah Daerah dalam Memperbaiki Tata Kelola Keuangan Daerah

Timredaksi.com, Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun…

3 days ago

Kemnaker Uji Coba Pelatihan Terhubung Industri untuk Tekan Kesenjangan Kompetensi

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah menguji coba skema pelatihan hibrid yang menghubungkan pembelajaran…

4 days ago

Neng Eem Ajak Masyarakat Cianjur Perkuat Wawasan Kebangsaan Lewat Empat Pilar MPR RI

CIANJUR — Ketua Fraksi PKB MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz kembali melaksanakan kegiatan…

6 days ago

GEMPA BUKAN UKURAN DOSA SEBUAH DAERAH

GEMPA BUKAN UKURAN DOSA SEBUAH DAERAH Dr. DARYONO, anggota IABI Ketika suatu daerah dilanda gempa,…

1 week ago

Survei LKPI: Gerindra Pimpin Elektabilitas, PSI 4,3 Persen

Timredaksi.com, Jakarta - Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) memotret dinamika politik menjelang Pemilu 2029, termasuk…

1 week ago