News

Politisi PKB Sampaikan Aspirasi Guru PPPK Di Lampung Belum Dibayar

Timredaksi.com – Anggota komisi X DPR RI Muhammad Khadafi menyampaikan aspirasi guru Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) Bandar Lampung yang saat belum dibayar gajih. Para guru ini mengaku sudah 7 bulan gaji mereka belum dibayar mulai sejak November 2021.

“Ini merupakan PR kita bersama kok ini belum terselesaikan. Jagan sampai melewati tahun-tahun berikutnya. Jadi tahun ini harus Klir bagaimana proses penggajiannya,” kata Khadafi dalam Raker komisi X dengan Kemendikbudristek RI, Senin 26/9/3/2022.

Politisi PKB dapil Lampung I itu menghimbau kepada Menteri Kemendikbudristek RI, Nadiem Makarim agar persolan para guru PPPK bisa diselesaikan.

“Nah kenapa? sekian bulan mereka gak digajih mas Mentri. Ini jadi permasalahan yang sangat kursial. Jadi hak hidup orang, jadi ini harus disesuaikan.

Lebih lanjut anggota Banggar DPR RI itu mengatakan seleksi PPPK untuk jabatan guru 2022 tidak menambah permasalahan. Dia berharap program Kemendikbudristek RI,bisa bersentuhan langsung kepada para tenaga pengajar tersebut.

“Bagaimana pengakatanya dan jangan sampai adalagi permasalahan. Nah karena bagi mereka ini merupakan panggilan jiwa. Jangan sampai mereka ditempat aslinya tidak diterima, dan tempat baru mereka gak jelas gentayangan. Jadi ini PR kita bersama jadi harus bisa diselaikan urusan pengakatan guru PPPK,” paparnya

Lebih dari itu M. Khadafi menyampaikan aspirasi Asosiasi Perguruan Tinggi Suwasta Indonesia perihal kebijakan pemungutan pajak pada PTS, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Menurutnya Kemendikbudristek RI,bisa mencarikan solusi terkait pelaporan asosiasi PTS dan harapan bisa direalisasikan dengan program-prongram anggaran tahun ini.

Dia menyebut selama pandemi covid19 banyak kampus mati suri dan usudah pademipun kata Khadafi kekuatan masyarakat untuk membiayai anak untuk melanjutkan pendidikan cukup berat.

“Program KIP perlu mendorong untuk membantu penyelenggara perguruan tinggi. Jadi banyak tunggakan luar biasa dikeluarkan mahasiswa. Bila didukung dari kementrian maka ini bisa membantu melanjutkan tridharma perguruan tinggi,” pungkasnya

Asrorie

Recent Posts

Dinilai Berhasil Jaga Kamtibmas, Warga Pademangan Berharap Kapolsek Tidak Dimutasi

Timredaksi.com, Jakarta - Sejumlah warga bersama pengurus Forum RT/RW di wilayah Pademangan menyampaikan aspirasi penolakan…

10 hours ago

‎Pegadaian Dukung Penerbitan Fatwa Kegiatan Usaha Bulion oleh DSN-MUI

Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian menjadi saksi hadirnya Fatwa No. 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion…

1 week ago

Sah ! Putusan Kasasi MA 2014 La Ode Muh Djafar SH Dinobatkan sebagai Sultan Buton ke 39

Timredaksi.com, Jakarta - Penobatan La Ode Muhammad Djafar, S.H. sebagai Sultan Buton ke-39 memang merupakan…

1 week ago

Sederhana, Penuh Makna dan Pesan Hangat Ditengah Perayaan HUT Ke-6 BMI Demokrat

Timredaksi.com, Jakarta-Bintang Muda Indonesia (BMI), organisasi sayap partai Demokrat yang berfokus pada pengembangan kader muda,…

1 week ago

Kontroversi Waria Menjadi Ustadzah dan Pernikahan Sesama Jenis, Tokoh Pesantren Tegaskan Hukum dalam Islam

Timredaksi.com, Jakarta — Fenomena individu transgender atau waria yang tampil di ruang publik sebagai ustadzah…

1 week ago

Lantik DPD TMI se-NTT, Don Muzakir: TMI Harus Jadi Mata & Telinga Presiden

Timredaksi.com, Labuan Bajo – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia (DPN TMI), Don…

2 weeks ago