Featured

Ki Hajar Dewantara Sebagai Sosok Teladan Dan Inspirasi dalam Memberikan Pelayanan dan Pengabdian untuk Mewujudkan Pelayanan Prima di Era Milenial

Ki Hajar Dewantara Sebagai Sosok Teladan Dan Inspirasi dalam Memberikan Pelayanan dan Pengabdian untuk Mewujudkan Pelayanan Prima di Era Milenial

Ki Hadjar Dewantara yang merupakan Bapak Pendidikan Nasional merupakan sosok yang pantas dan patut dicontoh oleh masyarakat. Pencipta semboyan Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani ini juga patut menjadi panutan kita semua dalam menjalani sebuah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ing Ngarso Sung Tulodo yang memiliki arti “Dari depan memberi teladan, Ing Madyo Mangun Karso artinya Di tengah membangun kekuatan dan berkarya dan Tut Wuri Handayani artinya Di belakang memberi dorongan,” menjadi slogan yang patut diterapkan dalam sebuah hubungan di lingkungan tempat bekerja.

Ki Hajar Dewantara memiliki jiwa pengabdian kepada Indonesia yang hingga kini masih bisa dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat Indonesia.

Salah satunya adalah pengabdian dalam dunia pendidikan. Sehingga, dirinya diditetapkan sebagai Bapak Pendidikan Nasional atas jasa-jasanya dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia.

Inilah sosok yang dapat dijadikan panutan dan inspirasi warga negara Indonesia dalam melakukan inovasi di bidang pelayanan kepada masyarakat pada era millennialebagaimana dilakukan oleh Ki Hajar Dewantara dalam memajukan Pendidikan pada masa perjuangan.

Baginya, menjadi sebuah pucuk pimpinan bukan semata-mata hanya berpangku tangan dan menyuruh bawahan dalam menjalankan pelayanan. Namun lebih dari itu, sebagai pemimpin, ia tak segan-segan turun langsung meninjau dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan Pendidikan.

Ki Hajar Dewantara menjadi contoh yang relevan dalam memberikan pelayanan publik, apalagi pelayanan tersebut merupakan suatu kegiatan dalam pemenuhan pelayanan sesuai perundang-undangan.

Pemerintah yang merupakan penyelenggara pelayanan harus memberikan pelayanan yang terbaik sehingga tercapai keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia sesuai dengan Pancasila sila ke-5 tanpa membedakan siapa yang datang, semua dilayani dengan pelayanan prima.

Dengan hadirnya teknologi yang ada saat ini sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan tugas harus berorientasi pada inovasi pada pelayanan masyarakat, oleh sebab itu maka seorang pemimpin harus mempunyai integritas dalam mengedepankan pelayanan masyarakat untuk mencapai tujuan organisasi.

Ditulis oleh Peserta Diklat Pelatihan kepemimpinan Administrator Angkatan IV Didi Kurniawan, Dimas Prayudi, Dtm. Rahmat Syahputra, Edy Sufa’at. 

Salsa Sabrina

Recent Posts

Danantara Dorong Pertagas Perkuat Jargas Nasional, Tekan Impor LPG

Timredaksi.com, Jakarta — Danantara Indonesia dan BP BUMN mendorong PT Pertamina Gas (Pertagas) mengambil peran…

7 hours ago

HIPKA Cianjur Targetkan Cetak 100 Pengusaha Muda

CIANJUR - Himpunan Pengusaha KAHMI Kabupaten Cianjur memanfaatkan momentum peringatan hari jadi ke-16 untuk memperkuat…

8 hours ago

Baterai Mobil Listrik Tua Rusak Berisiko Bikin Biaya Perbaikan Membengkak

  JAKARTA - Kalangan industri otomotif global tengah menyoroti mahalnya biaya penggantian baterai pada mobil…

1 day ago

Mas Ridwan, Perantau Trowulan yang Membangun Hidup Baru dari Nol di Palm Springs

Timredaksi.com, Mojokerto – Mas Ridwan, perantau asal Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, yang kini menetap di…

1 day ago

Lima Pejabat Lapas Cibinong Dinonaktifkan Buntut Temuan Fasilitas Mewah

Timredaksi.com, Jakarta – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menonaktifkan lima pejabat struktural Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)…

4 days ago

Raih Penghargaan Maritime Fleet Reliability dari The Iconomics, PT PELNI Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Brand Equity Berbasis Trust

Timredaksi.com, Jakarta - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI kembali meraih apresiasi bergengsi…

5 days ago