Featured

Pengamat Intelijen: TNI-Polri Punya Peran Strategis Wujudkan SDM Unggul dan Kesejahteraan Masyarakat

Lembang – Pengamat Intelijen, Pertahanan dan Keamanan yang juga Direktur Eksekutif Center of Inteligent and Strategic Studies (CISS), Ngasiman Djoyonegoro menekankan pentingnya sinergisitas TNI- Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional sebagai kunci mewujudkan SDM Unggul yang tercermin dalam Visi Indonesia Emas 2045.

“Visi Indonesia emas 2045 menggambarkan negara yang berdaulat, maju, adil dan makmur. Visi ini merupakan representasi dari terwujudnya tujuan nasional Indonesia yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan turut serta menjaga ketertiban dunia,” ujar Pria yang akrab disapa Simon tersebut saat menjadi narasumber Webinar 2020 PKB Juang SESKOAU 57 yang dilaksanakan oleh Sekolah Staff dan Komando Angkatan Udara di Seskoau Lembang, Bandung, Selasa (11/8/2020).

Hadir dalam acara tersebut Sekjen Kementerian Pertahanan RI Marsdya (TNI) Donny Ermawan, Kaprodi Pasca Sarjana Ilmu Politik Universitas Padjajaran Bandung, Prof. Muladi, dan Presidium IPW, Neta S Pane.

“Optimalisasi integrasi TNI-Polri bersama komponen bangsa lainnya dalam menjaga stabilitas kemanan nasional merupakan kunci keberhasilan program membangun SDM yg unggul, serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” tegas penulis buku “Perang Global Melawan Corona Perspektif Intelijen” tersebut.

Simon menjabarkan beberapa program SDM Unggul yang dicanangkan pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin yakni memperkuat layanan dasar dan perlindungan sosial melalui pendidikan dan kesehatan, meningkatkan produktivitas melalui pendidikan dan pelatihan vokasi, iptek serta pembangunan karakter melalui pendidikan, pemahaman dan pengamalan agama, pendidikan kwarganegaraan, dan penguatan keluarga.

Disisi lain Simon mengungkapkan jika indeks pembangunan manusia (Human Capital Index) Indonesia masih jauh dimana kontribusi pendidikan dan kesehatan berdasarkan catatan bank dunia (world bank) masih tertinggal bahkan dari negara tetangga.

“Artinya daya saing bangsa ini masih rendah dan harus mengejar bangsa lain,” terangnya.

Faktor lain yang menjadi tantangan menuju SDM Indonesia adalah masih tingginya anak tidak bersekolah di Indonesia. “Semakin bertambahnya usia, maka presentase anak yang tidak bersekolah semakin meningkat utamanya di tiga kelompok rentan yaitu pedesaan, perempuan, dan disabilitas,” ungkapnya.

Tantangan lainnya adalah tingginya angka stunting atau gizi buruk, perkembangan teknologi informasi yang ditandai dengan digitalisasi semua sektor sehingga tuntutan SDM unggul menurut Simon tidak bisa ditawar-tawar lagi.

“Termasuk tantangan saat ini pelambatan ekonomi minus baik secara nasional maupun global akibat pengaruh pandemi covid-19,” kata Simon.

Untuk itu, Simon kembali menegaskan bahwa TNI-Polri juga memiliki kepentingan besar terhadap kualitas generasi muda di masa depan dimana stabilitas nasional menjadi kunci. “Pembangunan SDM Unggul dan Kesejahteraan Masyarakat akan sulit terwujud tanpa stabilitas nasional,” tandasnya.

Menurut Simon, integrasi TNI-Polri juga penting untuk membangun ketahanan nasional melalui pertahanan militer dan non-militer seperti yang telah ditunjukan kedua instansi tersebut dalam menghadapi berbagai persoalan kekinian seperti penanganan pandemi covid-19, menjaga kepercayaan masyarakat, menjaga pertahanan dan keamanan wilayah 3 T (terluar, terkecil, tertinggal), mengawal keamanan pelaksanaan program pemerintah dan perbantuan TNI-Polri kepada instansi lain.

Terakhir Simon berpesan kepada para pasis Sesko untuk menemukan terobosan soal optimalisasi integrasi TNI-Polri dalam Membangun SDM Unggul di masa depan.

Salsa Sabrina

Recent Posts

Wamendagri Bima Arya: Masa Depan Jakarta Bergantung pada Integrasi Kawasan Aglomerasi

Timredaksi.com, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa penyelesaian berbagai…

3 hours ago

Laba Tertinggi dalam 10 Tahun, Pertamina Drilling Catat Kinerja Positif di 2025

Timredaksi.com, Jakarta - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) membukukan hasil kinerja yang menggembirakan…

11 hours ago

Akselerasi Swasembada Pangan, Kementan Gelar Tanam Serentak Komoditas Perkebunan di 12 Provinsi

Timredaksi.com, Subang – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjen Perkebunan) menggelar Gerakan Tanam…

22 hours ago

Kementerian Ekraf Dukung JFF 2026, Perkuat Kreativitas Warga Menuju Kota Global

Timredaksi.com, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendukung penyelenggaraan Jakarta Future Festival (JFF)…

1 day ago

Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melantik…

1 day ago

Delapan Galian PAM Jaya Bikin Condet Lumpuh, Empat Proyek Tanpa Papan Informasi Tuai Sorotan

Timredaksi.com, Jakarta -- Sebanyak 8 Proyek galian jaringan pipa air milik PAM Jaya di sepanjang…

2 days ago