News

Penemu Teka-teki Meninggal Dunia

Timredaksi.com, Jakarta – Dunia berduka, penemu permainan asah otak teka-teki Sudoku, Maki Kaji meninggal pada usia 69 akibat sakit yang dideritanya.

Pria yang menjadi sangat populer di berbagai belahan dunia karena teka-tekinya itu meninggal bulan ini karena kanker saluran empedu.

Kabar tersebut diketahui dari Nikoli, perusahaan majalah teka-teki yang didirikannya. Dia berusia 69 tahun saat mengembuskan napas terakhir. Seperti dikutip Detikcom, Rabu (18/8/2021).

Butuh bertahun-tahun bagi Sudoku untuk menjadi hit di seluruh dunia. Tetapi pada akhir 1990-an, teka-teki itu mulai muncul di surat kabar Barat. Pada pertengahan 2000-an, majalah-majalah di Inggris, AS, dan kantong dunia Barat lainnya menerbitkan teka-teki Sudoku mereka sendiri. Tapi Kaji hanya memiliki merek dagang Sudoku di Jepang. Teka-teki Sudoku lainnya adalah peniru yang tidak dia tangani.

Baca Juga: 

Heboh! Pria Ini Temukan Uang Rp1,3 M dari Kulkas Bekas yang Dibeli di Toko Online

“Saya tidak menjadi jutawan, tetapi saya senang Sudoku sekarang dicintai oleh miliaran orang,” katanya pada kejuaraan Sudoku tahun 2008.

Nicoli terus menerbitkan majalah secara musiman, yang sering kali terdiri dari teka-teki yang dikirim oleh pembaca. Kaji menolak mengaitkan makna dengan teka-teki yang diterbitkannya. Teka-teki itu tidak dimaksudkan untuk menginstruksikan atau bahkan menantang mereka yang berusaha untuk menyelesaikannya.

Baca Juga: 

Viral Tukang Gali Sumur Temukan Batu Safir Terbesar, Harganya 1,4 Triliun

“Saya senang staf saya mengatakan bahwa mereka bangga dengan pekerjaan mereka, saya menikmati segelas anggur dengan istri saya setiap malam, dan saya menikmati pacuan kuda setiap akhir pekan. Saya sangat puas dengan keadaan saya,” sambung Kaji.

Godfather of Sudoku itu pensiun sebagai CEO Nikoli pada bulan Juli, tetapi perusahaan berjanji untuk terus memberikan teka-teki yang menyenangkan dan menarik kepada dunia.

“Mereka hanya untuk bersenang-senang, tanpa alasan, tanpa tujuan,” katanya.

(Salsa)

 

Salsa Sabrina

Recent Posts

Gus Salam Denanyar Menguat sebagai Poros Alternatif Ketua Umum PBNU, Usung Rekonsiliasi dan Marwah Organisasi

Timredaksi.com, Jombang — Dukungan terhadap KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam Denanyar sebagai calon alternatif…

2 days ago

Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan untuk Padamkan Karhutla: Ada Bibit Hujan, Kita Gelar OMC

Timredaksi.com, Jakarta -- Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyebut hujan menjadi cara paling efektif untuk…

2 days ago

Menhut Raja Antoni Minta Tak Land Clearing: Kondisi Bukan Musim Kering Biasa

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meminta masyarakat untuk tidak melakukan land clearing…

5 days ago

Atas Perintah Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni turun langsung ke Kalimantan Barat untuk memastikan…

5 days ago

Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyiapkan langkah penguatan penanganan kebakaran hutan dan…

5 days ago

Di Tengah Cek Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni Gelar Rapat Mendadak Penguatan Penanganan

Timredaksi.com, Kalsel - Menteri Kehutanan Raja Antoni mendadak mengumpulkan seluruh jajaran Kementerian Kehutanan saat melakukan…

6 days ago