News

Pelabuhan PPS di Muara Baru Jakut, Amburadul, Belum Ada Perhatian

Timredaksi.com – Keberlangsungan usaha di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, Muara Baru Jakarta Utara saat ini masih terus berjalan, meski keadaan pandemi Covid19. Namu itu semua tidak sesuai dengan keadaan sebelumnya. Pasalnya keadaan pelabuhan PPS yang dulu nyaman kini terlihat tidak terawat, dimana saluran tempat buang air besar, kecil (WC) mampet, panel listrik yang amburadul dan sering banjir sehingga menimbulkan keresahan.

Salah satu pengusaha pelabuhan Suhari mengatakan 33 tahun lalu keadaan pelabuhan tersebut nampak aman dan nyaman. Ia menyampaikan keadaan pelabuhan makin terpuruk semenjak bangunan cold storage (ruang pendingin_red).

“Nah ini dulu taman pantai pepohonan. Itu kan banyak rembesan air kotor itu rembesan dari gedung kostorik. Itu bangunannya yang tinggi itu, gak tau bagai mana pengelolanya sangat aburadul banget,” ujarnya Suhari 13/12/2021

Lanjut dirinya mengatakan kurun waktu 10 tahun belakangan pelabuhan PPS tersebut bila turun hujan digenangi banjir, karena drainase dari berbagai bangunan tersumbat, sehingga menimbulkan aroma yang tidak sedap.

“Septic tank yang ada tertutup. Akibatnya, saluran WC mampet. Panel listrik amburadul karena banyak warung-warung berdiri, itu sangat berbahaya. Kalau kita liat tu airnya keluar dan itu bau,” tegasnya.

Dirinya menambahkan semenjak perusahan pemerintah berdiri, belum ada perhatian dari pihak pengelolah, sehingga terlihat keadaan pelabuhan PPS itu makin memburuk. Selai itu ia juga menyampaikan keadaan jalan yang rusak parah, kemudian adanya limbah- pabrik.

“Dulu sebetulnya sudah ada pemerintah apa menteri melihat keadaan, tapi hanya melihat keadaan yang bagus aja tampa melihat keadaan disini. Seandainya presiden atau sapa yang datang saya duluan yang nemuin. Mau saya bila lihat daerah kami,” paparnya

Dilihat dari keadaan dilokasi tersebut belum nampak sekali ada bantuan dari pemerintah atau instansi yang memperhatikan. Ia menuturkan belum tersentuh oleh pihak-pihak terkait.

“Saarana prasarana, fasilitas umum yang semakin tidak terurus. Setiap bulan, kami dikutip iuran untuk perawatan, tapi pelabuhan ada perhatian. Jalan di dalam pelabuhan hampir seluruhnya amburadul. Tapi sejak Perum Perindo ambil alih dari Koperasi, kinerja semakin bobrok,” ucapnya

Masih ditempat yang sama salah satu seorang yang jadi korban kecelakaan pada saat banjir rob. Ia membenarkan bahwa daerah pelabuhan tersebut sering membuat pengedara mengalami insiden kecelakaan kecil.

“Ia pak saya kemarin waktu hujan disi banjir. Saya jatuh terpeleset dilubang, itu dalam. Saya menyelamatkan dengan berenang kaki saya naikan, saya pegangan.

Diketahu keadaan pelabuhan muara baru terlihat masih tergenang air. Kemudian lokasi yang parah lagi masuk kedalam telihat genangan air berwarna hitam, dengan aroma yang tidak sedap.

Semenjak berita diturunkan Porum Perindo serta pihak terkait belum dikonfirmasi persolan diatasi. (ror)

Asrorie

Recent Posts

ENAM TAHUN TAK KUNJUNG DIREALISASIKAN, AZAS TIGOR DESAK PEMERINTAH SEGERA BERLAKUKAN CUKAI MBDK

Timredaksi.com, Jakarta — Perlindungan kesehatan masyarakat tak boleh terus tertunda. Pemerintah didesak segera memberlakukan regulasi…

3 days ago

DISPERDAGIN KABUPATEN BANDUNG TERIMA KUNJUNGAN PESERTA KKP SESPIMMA POLRI ANGKATAN KE-76 TAHUN

Timredaksi.com, Bandung — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung menerima kunjungan peserta Kuliah Kerja…

3 days ago

Anamcara Hotel Gelar Sesi Yoga dan Diskusi Kesehatan Perimenopause

  CIANJUR - Anamcara Hotel menggelar kegiatan kebugaran bertajuk Yoga at Anamcara pada Selasa (20/10/2026).…

4 days ago

Nalar Komunikasi Dialogis: Membongkar Hegemoni Instrumental dan Mengurai Kebuntuan di Tengah Krisis Kelompok

  Oleh: Ilham Ramadhan - Guru Ahli Pertama ​Paradoks terbesar dalam peradaban modern adalah bahwa…

5 days ago

DCW Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek di Kabupaten Demak

Timredaksi.com, Demak — Demak Corruption Watch (DCW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelaah sejumlah…

5 days ago

Agenda Reforma Agraria di Tengah Badai Korupsi

Agenda Reforma Agraria di Tengah Badai Korupsi Oleh: Fani Ruusul Masail (Dosen Hukum Institut Al…

5 days ago