News

Pabrik Ember di Tangerang Dilahap Jago Merah, Penyebabnya Ternyata…

Timredaksi.com – Pabrik ember di Kawasan Pergudangan Pantai Indah Dadap Blok S5 Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami kebakaran.

Kebakaran di pabrik ember ini terjadi sekitar mulai pukul 11.30 WIB. Kebakaran ini sempat membuat panik pekerja di pabrik masker yang letaknya bersebelahan.

Seorang pekerja pabrik masker Risky (20) mengaku kaget saat ada yang mendengar teriakan adanya kebakaran. Saat itu dia sedang tertidur dan langsung kabur untuk menyelamatkan diri.

“Awal apinya pukul 11.30 di pabrik ember ini yang kebakaran asapnya udah banyak banget. Saya kerja di pabrik masker bersebelahan dengan yang kebakaran. Saya lagi tidur di dalam langsung bangun dan lari pas ada yang bilang kebakaran,” katanya seperti dikutip Detik.com, Minggu (9/1).

Petugas pemadam kebakaran (damkar) langsung datang ke lokasi usai mendapat laporan. Petugas Damkar membutuhkan waktu sekitar lima jam untuk memadamkan si jago merah.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan titik api banyak bahan yang mudah terbakar. Ini menjadi kendala dalam memadamkan api.

“Kendala karena bahan yang terbakar dari bahan plastik sehingga pemadaman cukup lama. Iya benar sekitar 5 jam baru padam tepatnya pada pukul 17.00 unit sudah balik kanan ke pos,” ujar Munir.

Peristiwa kebakaran ini tidak memakan korban jiwa. Hanya terjadi kerugian materiil.

Meski letak pabrik ini berdempetan, Munir mengatakan tidak terjadi perambatan api. Sumber api berasal dari percikan alat las.

“Tidak ada korban jiwa, kerugian belum dapat ditaksir. Yang terbakar hanya 1 unit gudang dan tidak ada perambatan dan sumber api dari pengerjaan pengelasan percikan las,” ungkap Munir.

Dari peristiwa kebakaran ini damkar Kabupaten Tangerang dibantu oleh damkar DKI Jakarta. Total ada tujuh unit mobil damkar yang diterjunkan untuk memadamkan api.

“Kita menurunkan lima unit mobil damkar dan 23 personel diperbantukan dua unit mobil Damkar dari DKI Jakarta,” jelasnya.

 

Intan

Recent Posts

Luka, Kekuasaan, dan Warisan Khamenei Dalam Membaca Dunia Hari Ini

Luka, Kekuasaan, dan Warisan Khamenei Dalam Membaca Dunia Hari Ini Oleh : Farkhan Evendi (Ketum…

8 hours ago

Indonesia Belum Memiliki Regulasi Komprehensif Perampasan Aset Tanpa Pidana

Timredaksi.com, Surabaya -- Indonesia hingga kini dinilai belum memiliki regulasi yang komprehensif yang secara khusus…

1 day ago

Menteri Agama Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

Timredaksi.com, Jakarta -- Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di…

2 days ago

Irjen Pol (Purn) Ricky HP Sitohang Puji Polisi Terkait Perlindungan pada Cyberbullying di Kasus Evi–Zendhy vs Bibi Kelinci

Timredaksi.com, Jakarta –– Penanganan kasus dugaan pelanggaran UU ITE yang melibatkan perselisihan antara Evi dan…

3 days ago

Ramp Check Jelang Lebaran 2026, UP PKB Kedaung Kali Angke Periksa Puluhan Bus AKAP

Timredaksi.com, Jakarta — Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Kedaung Kali Angke melaksanakan kegiatan…

3 days ago

Ghiffari Adha: Anak Muda Harus Jadi Ujung Tombak Menuju Indonesia Emas 2045

Timredaksi.com, Jakarta — Tokoh muda sekaligus Sekretaris DPD Bintang Muda Indonesia (BMI) DKI Jakarta, Ghiffari…

5 days ago