News

Oknum Sekuriti RS Mengeroyok Seorang Pria Hingga Tewas, Ini Masalahnya

BEBERAPA oknum sekuriti RS diduga mengeroyok seorang pria hingga tewas di Jakarta Pusat.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu (23/10/2021) lalu.

Seorang pria inisial IK (40) meregang nyawa setelah diduga dikeroyok oknum sekuriti Rumah Sakit Abdul Radjak, Salemba, Jakarta Pusat.

Saat ini peristiwa tindak kekerasan berujung korban tewas itu tengah diselidiki pihak kepolisian.

“Sudah ditangani dan sementara dalam proses lidik (penyelidikan) Sat Reskrim Polres Metro Jakpus,” kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Sam Suharto saat dihubungi awak media pada Selasa, 26 Oktober.

Menurut Sam, korban IK mengalami luka cukup parah hingga terjadi pendararahan di kepala. Diduga kuat luka tersebut yang menyebabkan IK meninggal dunia.

Korban diketahui sempat menjalani perawatan di rumah sakit Radjak setelah dipukulis oknum sekuriti RS tersebut selama beberapa hari. Kemudian pada Selasa (26/10/2021) kemarin korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Sam juga mengatakan sejumlah pihak telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Hasil penyelidikan sementara diduga pelaku penganiayaan lebih dari satu orang.

Mengenai terduga pelaku yang dikabarkan oknum sekuriti Rumah Sakit Abdul Radjak, Sam enggan menjelaskan secara detail. Ia hanya menyebut proses penyelidikan masih berjalan.

Dituding Mencuri Telepon Genggam, Oknum Sekuriti RS Hajar Korban Hingga Tewas

“Pelaku diduga lebih dari satu orang. Sementara masih proses lidik (penyelidikan),” kata Sam.

Peristiwa pengeroyokan yang berujung kematian ini dibenarkan oleh Kapolsek Senen, Kompol Ari S. Pihaknya menerima laporan adanya korban penganiayaan di RS tersebut.

Setelah menerima laporan kasus oknum sekuriti RS, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan hingga saat ini dan sudah ada sekitar 10 orang saksi dari pihak rumah sakit.

“Istri (istri korban) dapat telepon dari salah satu sekuriti rumah sakit tersebut bahwa suaminya harus segera dioperasi,” kata Ari.

Ari menuturkan bahwa istri korban melaporkan kejadian ke Polres Metro Jakarta Pusat dan dilimpahkan ke Polsek Senen.

Diduga korban pada saat itu dituding mencuri telepon genggam di Rumah Sakit Abdul Radjak dan dianiaya oleh oknum sekuriti setempat.

Terkait kebenarannya, Ari mengaku masih mendalami kasus tersebut.

“Korban sudah kami bawa ke RSCM untuk dilakukan otopsi dan CCTV sudah kami ambil untuk dianalisa,” tutup Ari.

Dikabarkan Oknum Sekuriti RS sekarang berstatus sebagai terduga tersangka dan masih akan dilakukan penyelidikan lebih mendalam untuk mengetahui kebenarannya.

(Metro/djawanews)

Hamizan

Recent Posts

JURTIM FEST 2026, Keputusan Juara Diubah Mendadak, Orang Tua Peserta Lomba Marawis Kecewa Berat & Sesalkan Sikap Juri

Timredaksi.com, Jakarta - Perubahan hasil juara secara mendadak dalam lomba marawis antar‑sekolah yang diselenggarakan UMKM…

12 hours ago

Dari Data Menjadi Pemahaman: Perjalanan Muhammad Faris Ulul Azmi Mengedukasi Investor Pemula

Timredaksi.com, Jakarta — Akses terhadap edukasi pasar modal yang mudah dipahami menjadi kebutuhan penting di…

2 days ago

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Timredaksi.com, Sumsel - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menegaskan perlindungan satwa liar menjadi bagian penting…

3 days ago

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Timredaksi.com, Sumsel - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni memperkuat upaya perlindungan gajah di Suaka Margasatwa…

3 days ago

Ribuan Pelaku Bisnis Penuhi JICC Senayan di Hari Pertama Global Sources Indonesia 2026, Sambut Ratusan Supplier dari Asia

Timredaksi.com, Jakarta – Global Sources Indonesia 2026 resmi dibuka hari ini di Jakarta Convention Center…

4 days ago

Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Timredaksi.com, Jakarta - Komisi IV DPR RI menyampaikan selamat ulang tahun ke-24 kepada Manggala Agni…

4 days ago