Ekonomi

OJK Tutup Ribuan Investasi Bodong Selama Pandemi, Ini Cara Ceknya

Jakarta, Timredaksi.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan bahwa ada ribuan investasi ilegal atau bodong yang sudah ditutup selama masa pandemi. Para entitas investasi bodong ini biasanya adalah entitas yang sama yang terus tumbuh berganti nama dan kemungkinan akan terus tumbuh meski berulang kali sudah ditindak tegas.

“Unit investasi ilegal ini muncul terus, memang iya begitu, sampai September 2020 sudah ribuan entitas yang ditutup. Untuk yang investasi ilegal sudah lebih dari 820 entitas yang ditutup oleh Satgas Waspada Investasi. Lalu, ada fintech ilegal sudah 2.840 yang ditutup. Kemudian ada gadai ilegal sama juga sudah 143 entitas yang ditutup,” ujar Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara dalam acara OJK Mengajar: Investasi Aman di Pasar Modal Saat Pandemi secara virtual, Kamis (5/11/2020).

“Mereka ini sudah ditutup muncul lagi. Kita akan tutup terus kalau dia ilegal,” tegasnya.

Untuk itu, Tirta memperingatkan masyarakat berhati-hati dalam memilih investasi. Perhatikan dua unsur utama dalam memilih suatu entitas investasi yaitu legal dan logis.

“Jadi sebelum investasi, kalau mau membeli produk keuangan, produk pasar modal, ingat 2L yaitu legal dan logis,” imbaunya.

Untuk mengecek legal tidaknya suatu entitas investasi, sambung Tirta bisa hubungi ke beberapa kontak resmi yang disediakan OJK.

“Untuk bertanya apakah ini legal tanyakan ke sini, telepon ke 157 dengan pulsa lokal atau bisa juga lewat WhatsApp, nomornya gampang diingat bisa di-invite sekarang di 081157157157,” ungkapnya.

Bila sudah menghubungi kedua nomor tersebut bisa langsung disebut saja entitas investasi yang ingin diketahui lebih jauh.

“Setelah di-invite, coba diketik saja bertanya apakah lembaga ini misalnya FINGO coba ketik saja di situ. Kami punya robot yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan singkat seperti itu, coba ketik Modalku, Tunai Cepat, Cash Instan, Dompetku, ketik saja nanti apa yang terjadi nanti ada responsnya,” tambahnya.

Selain itu, juga bisa mengirim email ke konsumen@ojk.go.id atau ke sikapiuangmu.ojk.go.id. Khusus untuk pengaduan seputar permasalahan investasi bisa mengadu ke alamat email waspadainvestasi@ojk.go.id. (Dalsa/S:Detikcom)

 

Salsa Sabrina

Recent Posts

Dinilai Berhasil Jaga Kamtibmas, Warga Pademangan Berharap Kapolsek Tidak Dimutasi

Timredaksi.com, Jakarta - Sejumlah warga bersama pengurus Forum RT/RW di wilayah Pademangan menyampaikan aspirasi penolakan…

5 hours ago

‎Pegadaian Dukung Penerbitan Fatwa Kegiatan Usaha Bulion oleh DSN-MUI

Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian menjadi saksi hadirnya Fatwa No. 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion…

1 week ago

Sah ! Putusan Kasasi MA 2014 La Ode Muh Djafar SH Dinobatkan sebagai Sultan Buton ke 39

Timredaksi.com, Jakarta - Penobatan La Ode Muhammad Djafar, S.H. sebagai Sultan Buton ke-39 memang merupakan…

1 week ago

Sederhana, Penuh Makna dan Pesan Hangat Ditengah Perayaan HUT Ke-6 BMI Demokrat

Timredaksi.com, Jakarta-Bintang Muda Indonesia (BMI), organisasi sayap partai Demokrat yang berfokus pada pengembangan kader muda,…

1 week ago

Kontroversi Waria Menjadi Ustadzah dan Pernikahan Sesama Jenis, Tokoh Pesantren Tegaskan Hukum dalam Islam

Timredaksi.com, Jakarta — Fenomena individu transgender atau waria yang tampil di ruang publik sebagai ustadzah…

1 week ago

Lantik DPD TMI se-NTT, Don Muzakir: TMI Harus Jadi Mata & Telinga Presiden

Timredaksi.com, Labuan Bajo – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia (DPN TMI), Don…

2 weeks ago