News

Mentan SYL Tekankan Peran Penelitian untuk Kemajuan Pertanian

Timredaksi.com, Jakarta — Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menegaskan peran penelitian pertanian dan eksitensi profesor riset bidang pertanian menjadi salah kunci keberhasilan program dan kemajuan pertanian. Pasalnya, berbagai terobosan pembangunan pertanian di antaranya adalah upaya peningkatan produktivitas dan produksi, pengembangan produk bernilai ekonomi tinggi serta mitigasi berbagai tantangan dapat diprediksi dan dilakukan pendekatan melalui riset, inovasi teknologi, rancangan kelembagaan dan kebijakan yang dihasilkan secara tepat.

“Hari ini kita sangat bersyukur, ada 3 profesor riset yang dikukuhkan dan makin banyak profesor makin bagus, riset makin kuat. Indonesia dikaruniai alam khususnya sumber daya pertanian yang subur dan luar biasa, sehingga dukungan riset itu sangat penting, sebab menjadi salah satu kunci mewujudkan targetkan ke depan bahwa pertanian kita masuk dalam 5 besar terbesar dunia,” demikian dikatakan Mentan SYL pada Orasi Pengukuhan Tiga Profesor Riset di Kementerian Pertanian di Bogor, Jumat (28/1/2022).

Lebih lanjut Mentan SYL menjelaskan profesor riset memiliki peran penting dalam keberhasilan program dan kemajuan pertanian. Sebab, profesor riset yang dapat secara presisi tahu tentang penggunaan varietas benih, pemupupukan, pakan ternak, penanganan serangan hama dan cara-cara modern lainnya yang dapat meningkatkan produktivitas, produksi dan pendapatan petani hingga menaikkan ekspor.

“Apalagi dengan adanya climate change, jangan sampai kita impor pangan. Bayangkan kalau populasi sapi kita turun drastis dan kita impor dari Australia hingga 80 persen, ini bahaya buat negara ini. Karena itu, saya butuh profesor riset yang dapat berpikir maju ke depan dan hasil risetnya dapat diterapkan sehingga pertanian kita semakin kuat di tengah berbagai tantangan,” jelasnya.

“Saya pun berharap profesor riset dapat juga membangun kelembagaan dan hilirisasi pertanian yang kuat. Mudah-mudahan dalam waktu 3 bulan sampai 6 bulan kedepan, profesor riset dapat menemukan dan meninggalkan inovasi dan terobosan baru karena dunia saat ini membutuhkan pangan yang sehat. Ini menjadi tantangan kita,” imbuh SYL.

Adapun tiga profesor riset yang dikukuhkan yakni Prof. NLP Indi Dharmayanti bidang kepakaran kedokteran hewan, Prof. Atien Priyanti bidang ekonomi pertanian dan Prof. Muhammad Azrai bidang pemuliaan dan genetika tanaman. Dengan dikukuhkannya ketiga profesor riset tersebut. Pengukuhan ini adalah pengukuhan profesor riset ke 160, 162, dan 163 di lingkungan Kementan. Sementara saat ini di Kementerian Pertanian memiliki 58 orang profesor riset aktif, dari total 1581 peneliti.

Hamizan

Recent Posts

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Timredaksi.com, Denpasar – Sebanyak 1.476 Patriot Muda Indonesia siap diterjunkan ke 53 kawasan transmigrasi, terutama…

13 hours ago

350 Buruh Terkena PHK, Dampak Perang Global Makin Terasa

Timredaksi.com, Depok – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang selama ini dikhawatirkan kalangan buruh mulai…

13 hours ago

Peremajaan Armada Kapal Pelni, Harus Mendapatkan Perhatian Khusus di Era Pemerintahan Prabowo Gibran

Timredaksi.com, Jakarta - Peremajaan armada kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memang sudah sepatutnya menjadi…

14 hours ago

Satpelhub Gambir Klarifikasi Video Viral Penindakan Parkir Liar di Jalan Tanah Abang 1

Timredaksi.com, Jakarta – Satuan Pelaksana Perhubungan (Satpelhub) Kecamatan Gambir memberikan klarifikasi terkait video yang viral…

17 hours ago

Fundamental Ekonomi Indonesia Terjaga Baik, Sinergi Fiskal-Moneter Diperkuat Jaga Stabilitas Rupiah

Timredaksi.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia berada…

18 hours ago

Budidaya Sidat Nusakambangan Bekali Warga Binaan dan Hidupkan Ekonomi Warga

Timredaksi.com, Jakarta -- Pulau Nusakambangan yang selama ini dikenal sebagai tempat pengasingan kini menumbuhkan harapan…

18 hours ago