News

Menhut Raja Antoni Tegas Tangani Karhutla, Izin 5 Korporasi di Kalbar Dibekukan

Timredaksi.com, Kalbar – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni memberikan langkah tegas pemerintah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Atas persetujuan Presiden Prabowo Subianto, izin usaha lima korporasi dibekukan.

“Sesuai dengan perintah Pak Presiden Prabowo Subianto bahwa kita menegakkan hukum yang adil, yang fair, tidak hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” kata Menhut Raja Antoni saat meninjau karhutla di Desa Kuala Dua, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (3/9/2026).

Menhut Raja Antoni mengatakan sanksi yang diberikan tidak berhenti pada pembekuan izin usaha. Pemerintah juga menerapkan paksaan pemulihan lingkungan dan akan meneruskan ke proses pidana apabila ditemukan indikasi pidana.

“Teman-teman dan para masyarakat dan juga para pengusaha yang doyan dengan melakukan land clearing ya untuk perkebunan, maka sore hari ini atas persetujuan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami melakukan pembekuan izin usaha sekaligus paksaan pemulihan lingkungan,” ujar Menhut Raja Antoni.

Menhut Raja Antoni menegaskan penegakan hukum dilakukan secara adil dan tidak diskriminatif. Ia mengatakan nantinya proses hukum dapat menjadi pidana bila ditemukan adanya indikasi.

“Dan kalau bila tidak bergerak ya bisa terus ke pidana dan kita akan tegakkan hukum setajam-tajamnya,” ujar Menhut.

“Karena sekali lagi kalau tidak ada penegakan hukum yang kuat, orang merasa seenaknya saja membakar lahan, baik itu yang kecil ya maupun korporasi,” sambungnya.

Berikut rincian 5 perusahaan yang dibekukan:

1. PT Mahkota Rimba Utama

* Jenis usaha: Hutan Alam

* Kabupaten: Ketapang

* Luas PBPH: 74.480 hektare

2. PT Hutan Ketapang Industri

* Jenis usaha: Hutan Tanaman

* Kabupaten: Ketapang

* Luas PBPH: 100.150 hektare

3. PT Mayawana Persada Mas

* Jenis usaha: Hutan Tanaman

* Kabupaten: Ketapang

* Luas PBPH: 136.710 hektare

4. PT Duta Andalan Sukses

* Jenis usaha: Hutan Tanaman

* Kabupaten: Sanggau

* Luas PBPH: 31.080 hektare

5. PT Wana Lestari Jaya

* Jenis usaha: Hutan Tanaman

* Kabupaten: Sanggau

* Luas PBPH: 29.140 hektare

Total luas PBPH lima perusahaan: 371.560 hektare.

Salsa Sabrina

Recent Posts

Menhut Raja Antoni Pantau Langsung Karhutla Kubu Raya Kalbar, Pendinginan Dimassifkan

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni kembali meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan…

4 hours ago

Strategi Cahyo Subroto: Fokus pada Pelanggan Tepat, Bukan Sekadar Ramai

Timredaksi.com, Jakarta – Sebuah startup pengolah data bernama MrScraper berhasil mencatatkan pendapatan sekitar belasan miliar…

5 hours ago

Potensi Awan Hujan 10-15 September di Jambi Meluas, Pemerintah Perkuat OMC

Timredaksi.com, Jambi - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyiapkan penguatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk…

1 day ago

Menhut Raja Antoni: September Jadi Ladang Perjuangan, Karhutla Harus Ditangani Bersama

Timredaksi.com, Jambi - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni mengatakan September menjadi periode penting dalam penanganan…

1 day ago

Celebes Legal Center Laporkan Mantan Kasat Reskrim ke Propam

Timredaksi.com, Jakarta – Seorang perwira menengah AKBP RHS yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Metro…

1 day ago

Hotspot Kalbar-Kalteng Naik Lagi, Menhut Raja Antoni Perkuat Penanganan

Timredaksi.com, Jambi - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni mengatakan tren hotspot kebakaran hutan dan lahan…

1 day ago