News

Marahi Suami yang Mabuk, Seorang Istri di Karawang Dituntut 1 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Valencya (45) 1 tahun penjara dalam perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) psikis.

Hal ini membuktikan bahwa Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawangternyata tidak memberlakukan semangat restoratif justice (RJ) yang digaungkan oleh Kejaksaan Agung RI.

Padahal, suami terdakwa Chan Yu Ching, melaporkannya karena tak terima terdakwa memarahinya saat pulang mabuk- mabukan.

Chan Yu Ching melaporkan Valencya pada September 2020 ke PPA Polda Jabar nomor LP.LPB/844/VII/2020 lantaran melakukan pengusiran dan tekanan psikis.

Chan melaporkan itu setelah Valencya lebih dulu melaporkan Chan karena menelantarkan keluarganya ke Polres Karawang dengan nomor LP./1057/IX/2020/JABAR/RES KRW.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Karawang, JPU, Glendy menyatakan terdakwa terbukti melanggar Pasal 45 Ayat (1) junto Pasal 5 huruf Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

“Memutuskan terdakwa terbukti secara sah melakukan KDRT psikis dan menjatuhkan pidana penjara satu tahun,” kata Glendy.

Hal itu dia sampaikan di hadapan majelis hakim dengan ketua Ismail Gunawan dalam persidangan, Kamis 11 November 2021.

Terdakwa yang mendengar tuntutan itu menilai tuntutan tersebut tidak adil dan menangis.

“Saya marah kan karena dia pulang mabuk, sudah gitu jarang pulang juga kan,” ujar Valencya dalam persidangan itu.

Dia merasa tidak melakukan kejahatan seperti membunuh orang dan tidak adil jika harus menyambut suami pulang dalam keadaan mabuk dengan senyuman manis.

Mendengar keluhan terdakwa, hakim ketua sempat memintanya tenang dan menjawab tuntutan itu melalui pleidoi (pembelaan) pada sidang berikutnya.

“Ibu bisa tenang gak? Nanti ada kesempatan untuk pembelaan dalam pleidoi. Ini tuntutan bukan putusan,” kata Hakim Ketua.

(Salsa/Nes)

Azzam Putra

Recent Posts

GAKESLAB Jakarta Dukung Gelaran Seminar Nasional XIII & Healthcare Expo XI ARSSI 2026

Timredaksi.com, Jakarta  - Untuk mempersiapkan, memperkuat, dan membekali manajemen rumah sakit agar mampu bertahan serta…

17 hours ago

Presiden Prabowo: Anak Orang Miskin Jangan Sampai Tetap Miskin

Timredaksi.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin kemiskinan terus diwariskan dari…

2 days ago

Kebijakan Menhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia

Timredaksi.com, Jakarta - Komunitas konservasi internasional menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk semakin memperkuat posisinya…

4 days ago

Kabiro Iklan & Promosi Kolaborasi Wabendum HIPMI Syariah Sulsel gagas kerjasama CSR BUMN & BUMD

Timredaksi.com, Jakarta - Langkah taktis yang digagas oleh Syamsul Bahri Kabiro Iklan & Promosi Media…

5 days ago

FKGI Dukung Arah Kebijakan Raja Juli Antoni, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah

Timredaksi.com, Jakarta - Upaya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memperkuat konservasi gajah melalui Instruksi Presiden…

6 days ago

KH. Hafidz Taftazani: PPIU yang Pasang Iklan Menyesatkan Harus Diberi Sanksi Tegas

Timredaksi.com, Jakarta – Carut-marut penyelenggaraan ibadah umrah yang masih terjadi di Indonesia dinilai tidak lepas…

2 weeks ago