News

MA Tolak Gugatan AD/ART Partai Demokrat, BMI Sampaikan Hal Ini

JAKARTA – Mahkamah Agung (MA) menolak gugatan judical review AD/ART Partai Demokrat yang diajukan oleh Muh Isnaini Widodo dkk yang memakai kuasa hukum Yusril Ihza Mahendra.

Alasan MA menolak gugatan tersebut diantaranya,

1. AD/ART Parpol bukan norma hukum yang mengikat umum, tetapi hanya mengikat internal Parpol yang bersangkutan;

2. Parpol bukanlah lembaga negara, badan atau lembaga yang dibentuk oleh UU atau Pemerintah atas perintah UU;

3. Tidak ada delegasi dari UU yang memerintahkan parpol untuk membentuk peraturan perundang-undangan.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum DPN Bintang Muda Indonesia menyebut bahwa apa yang dilakukan oleh majelis hakim MA menjadi pertanda akan baiknya masa depan Demokrat di bawah kepemimpinan AHY. Ini juga menunjukan bahwa keadilan masih ditegakkan di bumi Nusantara.

“Alhamdulillah MA masih memiliki ketegasan dan keteguhan memegang prinsip keadilan hukum. Kami Apresiasi kepada para hakim yang telah memutus menolak perkara tersebut. Kami do’a kan para hakim yang mulia tetap Istiqomah di atas kebenaran,” ujar ketua umum DPN BMI Farkhan Evendi, Rabu (10/11/2021).

Disamping adanya penolakan dari MA, Farkhan juga mengapresiasi semua langkah yang dilakukan kader Demokrat guna melawan kubu KLB Deli Serdang .

“Apresiasi kepada para kader Demokrat yang sangat solid di bawah kepemimpinan Mas AHY,” ujar Farkhan.

Farkhan juga menyatakan bahwa sejak awal meyakini MA akan menolak, namun tetap upaya pembelaan harus dipersiapkan oleh kader Demokrat.

“Sedari awal kami meyakini bahwa MA akan menolak gugatan tersebut karena memang tidak ada rujukan aturan dan perundang – undangan yang bisa dijadikan dasar untuk menerima gugatan. Hal yang terpenting adalah MA masih menjaga integritasnya sebagai lembaga yang tidak bisa diintervensi. Kami juga berharap PTUN DKI Jakarta juga segera mengikuti langkah MA dan berani menunjukkan bahwa PTUN juga memiliki integritas seperti MA,” pungkas Farkhan Evendi.

Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon juga menyampaikan suka cita atas penolakan MA terhadap gugatan Judical Review Ad/ART Partai Demokrat kubu Moeldoko.

“Selamat utk seluruh kader @PDemokrat atas putusan MA ini,” tulis Jansen lewat akun twitternya.

Meekipun begitu, dia meminta kader tidak menunukan euforia secara berlebihan. Sebab putusan MA tersebut hanya menegaskan fakta bahwa kepengurusan Partai Demokrat saat ini memang sah dan faktanya demikian.

Salsa Sabrina

Recent Posts

Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan untuk Padamkan Karhutla: Ada Bibit Hujan, Kita Gelar OMC

Timredaksi.com, Jakarta -- Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyebut hujan menjadi cara paling efektif untuk…

2 hours ago

Menhut Raja Antoni Minta Tak Land Clearing: Kondisi Bukan Musim Kering Biasa

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meminta masyarakat untuk tidak melakukan land clearing…

3 days ago

Atas Perintah Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni turun langsung ke Kalimantan Barat untuk memastikan…

3 days ago

Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyiapkan langkah penguatan penanganan kebakaran hutan dan…

3 days ago

Di Tengah Cek Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni Gelar Rapat Mendadak Penguatan Penanganan

Timredaksi.com, Kalsel - Menteri Kehutanan Raja Antoni mendadak mengumpulkan seluruh jajaran Kementerian Kehutanan saat melakukan…

4 days ago

Menhut Raja Antoni Turun ke Lokasi Karhutla Kalsel, Operasi Pemadaman Diperkuat

Siaranindonesia.com, Kalsel - Menteri Kehutanan Raja Antoni turun langsung mengecek penanganan kebakaran hutan dan lahan…

4 days ago