News

LEMKASI Apresiasi Kepala BNN Gagalkan Peredaran 1.800 Unit Vape Berisi Zat Adiktif

Timredaksi.com, Jakarta — Lembaga Kajian Strategis Indonesia (LEMKASI) memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berhasil menggagalkan upaya peredaran 1.800 unit vape yang rencananya disuntik dengan zat adiktif berbahaya, yakni ketamin dan etomidate, yang diduga pengirimannya melalui jalur kantor pos.

Ketua LEMKASI, Zul Nasution, menyampaikan apresiasi khusus kepada Kepala BNN Komjen Pol. Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si. atas kepemimpinannya yang tegas dan visioner dalam mengantisipasi berbagai modus peredaran narkotika modern.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Komjen Pol. Marthinus Hukom beserta seluruh jajaran BNN yang berhasil menggagalkan 1.800 unit vape berisi zat adiktif. Keberhasilan ini bukan hanya prestasi institusional, tetapi juga wujud nyata kepemimpinan yang konsisten dalam melindungi generasi bangsa,” ujar Zul.

LEMKASI menilai, penyalahgunaan vape dengan kandungan zat adiktif dapat menjadi pintu masuk kerusakan moral, kesehatan, dan masa depan generasi muda.

“Oleh karena itu, LEMKASI mendorong peningkatan pengawasan terhadap peredaran produk-produk berbasis vape di Indonesia. Serta edukasi publik, khususnya generasi muda, mengenai bahaya narkotika dalam berbagai bentuknya, termasuk dengan modus penggunaan Vape yang berisi zat adiktif,” tambah Zul.

Selain itu Zul juga mendorong sinergi antar-lembaga, baik aparat penegak hukum, pemerintah melalui kementerian kesehatan dan BPOM, maupun masyarakat, dalam perang melawan narkoba.

“Penyelundupan narkoba bukan hanya kejahatan hukum, tapi juga ancaman strategis terhadap ketahanan nasional. Maka, kerja sama semua pihak mutlak diperlukan,” tutup Zul Nasution.

Sebelumnya diketahui Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan peredaran 1.800 unit vape yang dicampur dengan zat adiktif berupa ketamin dan etomidate. Barang tersebut dikirim melalui jasa pos dan berhasil diamankan sebelum sampai ke masyarakat.

Kepala BNN, Komjen Pol Marthinus Hukom, menyampaikan bahwa meskipun jumlahnya “hanya” 1.800 unit, setiap satu perangkat berpotensi membahayakan satu orang. “Artinya, ada 1.800 jiwa yang terselamatkan,” ujarnya dalam keterangan di kantor Lemhannas RI Jakarta, Kamis 21 Agustus 2025.

Salsa Sabrina

Recent Posts

Perkuat Ekosistem Bank Sampah, Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Konsolidasi Pengurus FORSEPSI Periode 2026–2027

Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian Kantor Wilayah VIII Jakarta 1 memperkuat sinergi pengelolaan sampah berkelanjutan…

2 days ago

Pidato di Assisi, Gagasan Diplomasi Agama Menag Raih Didukung Pemimpin Agama Dunia

Timredaksi.com, Jakarta - Gagasan Menteri Agama Republik Indonesia yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin…

3 days ago

Pilkades Cibaregbeg, Sabki Resmi Dapat Nomor Urut 1

  CIANJUR - Kader Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Cibeber, Sabki, secara resmi mengantongi nomor…

3 days ago

Rugikan Warga, Pabrik Ban Bekas di Cianjur Abaikan Sanksi

  CIANJUR - Aktivitas pengolahan ban bekas milik PT Aurora Eco Teknik Indonesia di Desa…

3 days ago

Soroti Kasus Perundungan, Vera Novia Audiensi dengan Kapolres Purwakarta

  PURWAKARTA - Vera Novia menggelar pertemuan silaturahmi bersama Kapolres Purwakarta guna membahas strategi penguatan…

3 days ago

Dukung Atlet Porprov XV Jabar, Disdikpora Cianjur Himpun Dana Rp 32,5 Juta

  CIANJUR - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur secara resmi menyerahkan dana bantuan…

4 days ago