Jakarta, Timredaksi.com – Makanan ringan seperti Lays hingga Cheetos dikabarkan tak bakal berproduksi lagi di Indonesia mulai Agustus 2021 mendatang. Keputusan itu diambil usai PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk secara resmi membeli seluruh saham PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) yang awalnya dimiliki Fritolay Netherland Holding B.V., afiliasi dari PepsiCo Inc. mulai per 17 Februari kemarin.
“Sehubungan dengan dilakukannya transaksi, maka IFL akan mengakhiri perjanjian lisensi dengan PepsiCo, yang harus sudah diselesaikan dalam waktu 6 bulan dari sejak tanggal dilakukannya transaksi,” tulis Corporate Secretary ICBP Gideon A. Putro dalam keterangan resminya di keterbukaan informasi BEI dikutip detikcom, Kamis(18/2/2021).
Dengan demikian bila dihitung dari tanggal transaksi, maka mulai Agustus 2021 nanti makanan ringan produksi PepsiCo seperti Lay, Doritos, hingga Cheetos harus setop produksi.
Adapun, nilai transaksi dari aksi beli saham tersebut mencapai Rp 494 miliar atau sebanyak 49% dari total seluruh saham yang telah diterbitkan IFL.
Kini, kepemilikan saham ICBP dalam IFL menjadi 99,99% dari total seluruh saham yang diterbitkan IFL.
“Fritolay, PepsiCo dan atau pihak afiliasi lainnya tidak boleh memproduksi, mengemas, menjual, memasarkan atau mendistribusikan produk makanan ringan apapun di Indonesia yang bersaing dengan produk IFL selama 3 tahun sejak berakhirnya masa transisi,” tegasnya. (Salsa/S/Detik.com)
Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian mencatat fenomena menarik dalam peta investasi nasional sepanjang tahun 2025.…
Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern Oleh : Meirsa Sawitri Hayyusari Bandung –…
Timredaksi.com, Jakarta — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia (DPD BMI) DKI Jakarta, Ghiffari…
Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik di berbagai daerah untuk melayani…
Timredaksi.com, Jakarta - Momentum Hari Ibu tanggal 22 Desember 2025 menjadi momen spesial bagi Capt…
Timredaksi.com, Jakarta – Bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV yang mengalami kecelakaan…