Entertainment

Lagi-lagi Sekeluarga Kena COVID-19 Setelah Makan Malam Bersama

Jakarta, Timredaksi.com – Sebuah acara makan malam sekeluarga menjadi petaka yang sangat besar. Akibat dari acara tersebut, satu keluarga terinfeksi virus Corona.

“Saat itu kami berenam, hanya makan malam keluarga, bukan mengadakan pesta besar,” kata Shaun Hanson (41) salah satu anggota keluarga, yang dikutip dari Global News, Rabu (2/12/2020).

Anggota keluarga yang berkumpul saat itu terdiri dari Hanson, istrinya, sepupu, keponakan, dan orang tuanya. Acara makan malam tersebut diadakan dalam rangka ulang tahun ayahnya yang telah berusia 66 tahun.

Meskipun pemerintah melarang adanya pertemuan sosial, mereka sama sekali tidak merasa khawatir. Hanson dan anggota keluarga lainnya merasa baik-baik saja, karena mereka cukup sering bertemu sebelum acara ini.

Namun, setelah acara istri dari sepupu Hanson merasa tidak enak badan. Lalu, Hanson dan beberapa anggota keluarganya juga mengalami gejela, hingga akhirnya Hanson dinyatakan positif. Ia merasa dirinya yang menjadi kasus pertama dalam kasus tersebut.

“Orang-orang berpikir kami benar-benar bodoh. Tapi, kami juga sudah bersama sebelum kita tahu dia sesakit itu,” ujarnya.

Tidak lama kemudian, semua orang yang hadir dalam acara makan malam tersebut mengalami gejala. Hanson dan istrinya mulai muntah, sementara ibunya melihat ayahnya yang mengidap COPD pingsan di lantai.

Saat dibawa ke rumah sakit, ayahnya ternyata mengalami kondisi yang kritis. Ia mengalami masalah pernapasan, infeksi darah, dan kemungkinan gejala stroke.

“Saya dan istri saya beruntung, tetapi bagi saya berada di rumah dan tidak bersama ibu saja saat dia membutuhkan saya, tidak bisa berada di samping tempat tidur ayah saya yang tengah berbaring dengan obat penenang, itu sulit,” jelas Hanson.

“Pesan saya untuk semua orang adalah untuk menganggapnya (COVID-19) serius, lakukan dengan sangat serius, lakukan apa yang dikatakan semua orang, dengarkan dokter. Belajar dari cerita saya. Pahamilah, itu sangat mudah ditangkap,” pungkasnya. (Intan/S:Detik.com)

Intan

Recent Posts

Perkuat Infrastruktur Desa Adat dan Warisan Budaya Bali, ASDP Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar*

Timredaksi.com, Bali -- Di tengah derasnya arus modernisasi, desa adat tetap menjadi jantung kehidupan masyarakat…

6 hours ago

Menkomdigi: Pemerintah Terbuka pada Aspirasi, Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajak masyarakat yang menyampaikan aspirasi melalui…

7 hours ago

Pembinaan di Malang, Ketua MA Ungkap Sinyal Positif Penguatan Integritas Hakim

Timredaksi.com, Jakarta - Dalam arahannya, Ketua MA mengingatkan jajarannya agar senantiasa berkomitmen bentuk meningkatkan kinerja…

7 hours ago

Mendes Yandri: Pesantren Pilar Utama Pendidikan di Desa dan Barisan Pejuang Kemerdekaan

Timredaksi.com, Mojokerto - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyebutkan, keberadaan…

7 hours ago

Akademisi dan Praktisi Pendidikan Dukung Langkah Kemendikdasmen Mewujudkan Generasi Unggul Indonesia

Timredaksi.com, Jakarta – Seminar Nasional bertajuk "Pendidikan Bermutu untuk Semua: Menciptakan Generasi Unggul, Disiplin dan…

1 day ago

Benarkah Hantavirus Bisa Menjadi Pandemi Baru? Ini Penjelasan Ahli UIN Jakarta

Timredaksi.com, Ciputat– Nama Hantavirus belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Kemunculannya memicu kekhawatiran sebagian masyarakat…

2 days ago