News

Komisi III Kritik Polisi-Kades soal Badru Diamankan Terkait Ibu Hamil Ditandu

Jakarta, Timredaksi.com – Komisi III DPR menyayangkan sikap kepala desa yang menilai unggahan pria asal Banten bernama Badru soal ibu hamil ditandu di jalan rusak sebagai pencemaran nama baik. Perkara itu dinilai tidak seharusnya dibawa ke ranah hukum.

“Kami sangat menyayangkan tindakan kepala desa yang menganggap postingan itu sebagai hal yang negatif, bahkan menjadi tuduhan pencemaran nama naik. Bukankah karakter masyarakat desa selalu mengutamakan musyawarah dalam hal ada kejadian yang dianggap kurang tepat, apalagi dibawa ke ranah hukum,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh kepada wartawan, Kamis (5/11/2020).

Menurut Pangeran, kejadian ini bisa menjadi pembelajaran agar tidak berprasangka negatif terhadap informasi yang disampaikan masyarakat. Politikus PAN itu juga mengkritik kepolisian setempat yang tidak segera mengambil jalan tengah atau perantara pemerintah desa dan Badru.

“Kami juga menyayangkan sikap Kapolsek untuk tidak sesegeranya meneliti kejadian tersebut, mengambil tindakan perdamaian kepada kedua belah pihak sehingga pemuda tersebut tertahan selama 2 hari, sehingga slogan polisi sebagai pengayom masyarakat benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pangeran bersyukur permasalahan ini sudah diselesaikan. Ia pun menilai apa yang disampaikan Badru seharusnya bisa menjadi masukan bagi pemerintah setempat dalam membangun daerah.

“Permasalahan tersebut haruslah dilihat bahwa ini sebuah kritikan positif dan pemberian informasi kepada pemerintah desa bahwa kondisi infrastruktur kita masih banyak yang harus mendapat perhatian. Meskipun kita juga menyadari bahwa anggaran pembangunan desa sangatlah terbatas,” ungkapnya.

Sebelumnya, Badrudin atau Badru, pria asal Lebak, Banten, harus menginap selama dua hari di markas polisi. Gara-garanya, ia mem-posting foto seorang ibu hamil ditandu warga yang berjalan beberapa kilometer karena jalan rusak. Ia dibawa kepala desa ke kantor polisi lantaran dinilai mencemarkan nama baik.

Badru kemudian posting video dan foto proses evakuasi ibu hamil itu di Facebook (FB) miliknya pada akun Badry Aliansyah. Ia menuliskan bahwa selama 75 tahun merdeka tapi belum merasakan akses infrastruktur yang layak. Akibat jalan yang buruk, seorang ibu bahkan harus ditandu pakai bambu dan dibungkus sarung.

Unggahan itu ternyata membuat berang pihak pemerintah desa. Pada Senin (2/11), ia kemudian dibawa ke balai desa dengan kawalan RT dan langsung dibawa ke Polsek Panggarangan. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, kepala desa tidak terima atas video yang viral tersebut, bahkan dinilai mencemarkan nama baik.

Setelah dua hari mendekam di kantor polisi, Badru kemudian dibebaskan pada Rabu (4/11), pukul 16.30 WIB. Ia dijemput oleh pihak keluarga. Polisi menolak adanya istilah pembebasan atas pemuda tersebut karena tidak melakukan penahanan, meski Badru dua hari ada di kantor polisi. (Salsa/S:Detikcom)

Salsa Sabrina

Recent Posts

Turnamen Mancing Empang HUB 4 Oktober 2026: Ruang Temu Komunitas Pemancing

Timredaksi.com, Tangerang Selatan – Buat sebagian orang, mancing masih dianggap kegiatan santai sekadar pengisi waktu…

3 hours ago

JURTIM FEST 2026, Keputusan Juara Diubah Mendadak, Orang Tua Peserta Lomba Marawis Kecewa Berat & Sesalkan Sikap Juri

Timredaksi.com, Jakarta - Perubahan hasil juara secara mendadak dalam lomba marawis antar‑sekolah yang diselenggarakan UMKM…

19 hours ago

Dari Data Menjadi Pemahaman: Perjalanan Muhammad Faris Ulul Azmi Mengedukasi Investor Pemula

Timredaksi.com, Jakarta — Akses terhadap edukasi pasar modal yang mudah dipahami menjadi kebutuhan penting di…

2 days ago

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Timredaksi.com, Sumsel - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menegaskan perlindungan satwa liar menjadi bagian penting…

3 days ago

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Timredaksi.com, Sumsel - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni memperkuat upaya perlindungan gajah di Suaka Margasatwa…

3 days ago

Ribuan Pelaku Bisnis Penuhi JICC Senayan di Hari Pertama Global Sources Indonesia 2026, Sambut Ratusan Supplier dari Asia

Timredaksi.com, Jakarta – Global Sources Indonesia 2026 resmi dibuka hari ini di Jakarta Convention Center…

4 days ago