News

Kolaborasi LD PBNU dan LTM PBNU Kembali Gelar Standardisasi Imam dan Khatib Jumat Angkatan Ke-4

Timredaksi.com, Jakarta – Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) kembali berkolaborasi dengan Lembaga Takmir Masjid (LTM PBNU) dalam menyelenggarakan program “Standardisasi Kompetensi Imam dan Khatib Jumat Angkatan ke-4.” Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (09/11/2024) di Aula Gedung PBNU Lantai VIII, Senen, Jakarta Pusat.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperkuat kompetensi para imam dan khatib agar mereka mampu menyampaikan dakwah yang profesional dan berkualitas, yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kolaborasi LD PBNU dan LTM PBNU, program ini diharapkan dapat mencetak khatib yang berpengetahuan luas dan mampu menjawab tantangan zaman, khususnya dalam konteks masjid-masjid di lingkungan NU.

Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU, KH. Nurul Badruttamam, MA, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan standardisasi ini sebagai langkah untuk menyelaraskan kualitas khutbah yang disampaikan di masjid-masjid NU.

“Kegiatan ini adalah upaya untuk menguatkan kompetensi para imam dan khatib Nahdlatul Ulama. Dengan bertambahnya jumlah masjid di tengah masyarakat, kita perlu memenuhi tuntutan zaman dengan kualitas yang semakin baik, agar dakwah yang kita sampaikan mampu menjawab kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar beliau.

Beliau juga menggarisbawahi bahwa program standardisasi ini bertujuan untuk menetapkan acuan dan perspektif yang sama, sehingga khutbah yang disampaikan mampu menjadi sumber inspirasi dan kedamaian bagi jamaah.

Ketua PBNU, Dr. KH. Ahmad Fahrurrozi, M.Pd., dalam arahannya mengingatkan para peserta akan pentingnya menyampaikan khutbah dengan bahasa yang baik, singkat, dan padat.

“Sebagai khatib, kita harus memahami kebutuhan jamaah dan menyampaikan khutbah tanpa isu polemik yang dapat memecah belah. Penampilan dan penyampaian yang baik harus diutamakan, karena mimbar adalah tempat yang menyampaikan kebaikan dan kedamaian,” jelasnya.

Beliau juga menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam dalam bacaan tajwid, agar imam tidak hanya sekadar hafalan namun juga memahami arti dan makna dari bacaan Al-Qur’an yang disampaikan.

Acara ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh 107 Peserta dari kalangan tokoh-tokoh NU, kyai, ulama dan para dai yang biasa menyampaikan khutbah di masjid daerahnya masing-masing. Melalui kegiatan ini, diharapkan para imam dan khatib dapat terus belajar dan memperbaiki diri untuk memenuhi harapan masyarakat dan meningkatkan kualitas dakwah di masjid-masjid lingkungan NU.

Salsa Sabrina

Recent Posts

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara

Harmoninews.com, Jakarta — Puluhan tokoh, aktivis, akademisi, dan advokat berkumpul di sebuah restoran di kawasan…

3 hours ago

BP BUMN Perkuat AirNav Indonesia untuk Keselamatan Penerbangan Nasional

Timredaksi.com, Jakarta — Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, didampingi Deputi Bidang Fasilitasi…

6 days ago

UP PKB Kedaung Angke resmi terapkan sistem Full Cycle Kemenhub, tingkatkan transparansi, efisiensi, dan keamanan uji kendaraan bermotor di Jakarta

Timredaksi.com, Jakarta – Transformasi digital di sektor transportasi terus bergulir. Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor…

6 days ago

Advokat Jakarta Ini Tawarkan Model Perlindungan Hukum Tripartit dan Peraturan Pemerintah Baru demi Lindungi 65 Juta UMKM di Era Digital

Timredaksi.com, Jakarta — Shri Hardjuno Wiwoho, S.H., M.M., advokat dan praktisi hukum asal Jakarta, resmi…

6 days ago

Integritas MA lagi Trend.Pimpinan MA segera wujudkan Integritas dalam penyelesaian konflik lahan Luwuk Sulteng, Pesan Ketum FORSIMEMA-RI

Timredaksi.com, Jakarta -- Mewujudkan integritas bukan hanya soal retorika di ruang sidang, melainkan aksi nyata…

1 week ago

Menteri Ekraf Lantik Jajaran Pejabat Kemenekraf, Tegaskan Jaga Integritas dan Loyalitas

Timredaksi.com, Jakarta – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, melantik Pejabat…

1 week ago