News

Jelang Milad ke-3 Tahun GIAN: Persoalan Besar Bangsa Adalah Peredaran dan Penyalahgunaan Narkotika

Jakarta – Narkotika hingga saat ini menjadi persoalan besar dan musuh bagi bangsa Indonesia. Peredaran dan penyalahgunaan narkotika telah masuk dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat Indonesia dengan berbagai modus dan cara yang licik, bahkan sudah tidak pandang bulu di tingkatan umur.

Menjelang peringatan hari jadi Gerakan Indonesia Anti Narkotika (GIAN) yang ke-3 tahun, yang jatuh pada tanggal 30 Juni 2020, Ketua Umum GIAN, R. Guntur Eko Widodo mengatakan bahwa GIAN telah memperjuangkan visi dan misi menuju masyarakat Indonesia hidup sejahtera, sehat, cerdas, bersih-bersih narkoba, melalui konsep dan Program Kelembagaan yang merupakan insfrastruktur GIAN yaitu, :

1 ASMII ( Asosiasi Seniman Dan Musisi Independent Indonesia ) ,

2.YRNI ( Yayasan Rumah Nelayan Indonesia)

3.MLN-MC3 ( Mangrove Lestari Nusantara-Mangrove Crab Cultivation Community )

4.LBH GIAN

5.GEMA GIAN

Dengan Fokus Kepada Pemberdayaan Masyarakat.

“GIAN memastikan Sebuah gerakan masiv yang telah dijalankan selama 3 tahun ini, dengan tugas dan fungsi Utama Sebagai Lembaga dan Sebuah organisasi kemasyarakatan yang menjalankan fungsi membantu misi Negara dalam memberantas narkoba,” dengan Peran Aktifnya yang merupakan Wujud Nyata Tanggung Jawab Bela Negara dengan Kesadaran Penuh . ucap Guntur Eko Widodo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/6/2020).

R.Guntur Eko Widodo selaku Presidium Pendiri dan Juga Ketua Umum MC3 menjelaskan bahwa GIAN sebuah lembaga yang memiliki infrastruktur yang lengkap, dimaksud Di Atas Adalah sebagai Jawaban bahwa Sebuah Lembaga Anti Narkotika Harus Mampu menjadi Mobilisator dan Dinamisator menggerakkan Masyarakat / memberdayakan masyarakat dg konsep dan Program membangun ekonomi baru .

Salah Satunya adalah “MLN-MC3″ ini berfungsi sebagai upaya kita untuk memberdayakan masyarakat untuk berbudi daya berbasis konservasi, yaitu, memberdayakan nelayan petani pesisir pantai,dengan memberi alternatif Subsidi silang dg budidaya , disisi lain Cultivation Community atau kelompok budi dayanya kita jadikan sebagai satgas Ronda Pantai gratis yg secara strategis otomatis menutup entry poin terhadap kejahatan yang masuknya lewat garis pantai. Seperti human trafficking, illegal logging, illegal fishing, dan narlundup itu sendiri,” papar Guntur.

Disamping memberikan alternatif subsidi silang bagi nelayan petani pesisir pantai, MLN-MC3 juga membangun strategi menutup entry poin 4 kejahatan dari pantai, disisi lain yaitu dengan mengangkat tren lingkungan hidup, karena Indonesia adalah Negara pemilik mangrove terbesar dan terpanjang di dunia bisa mengurangi pemanasan global (global warming) hingga 60 persen.

“Gol kedepan GIAN menjalankan tugas fungsi sebagai organisasi kemasyarakatan yang menjalankan fungsi membantu negara dalam memberantas narkoba. Kedua yaitu menjadi mobilisatorbdan dinamisator, dengan mengajak setiap komponen warga bangsa kita untuk bersama-sama, bahu-membahu perang terhadap narkoba. Dengan Melakukan tugas fungsi kemasyarakatan tindakan pencegahan yaitu memutus mata rantai jaringan peredaran dan penyalahgunaan narkotika,” ucapnya.

Gol lain, lanjut Guntur, yaitu membangun paradigma Baru sebuah lembaga yang konsentrasi penuh membangun silaturahmi dan Sinergy Positif dengan komponen warga bangsa Yang lain berkolaborasi melakukan transaksi tindakan pencegahan,sebagaimana Program 3 Pilar BNN, yang kita Jadikan Main Guide Giat P4GN.

“GIAN dengan Seluruh Insfrastrukturnya memastikan akan mendorong untuk menjalankan tren program lingkungan hidup,terutama di wilayah Konservasi melalui program Sustainable restorasi & Greenbelt masal di 347 Kabupaten pemilik mabgrove terbesar di dunia. Kita sudah bentuk bahkan di Melanesia sampai ke Raja Ampat hingga perbatasan Timor Leste,” ucap Guntur.

Harapan kedepan, kita hadir sebagai lembaga anti drug dengan paradigma baru, melalui silaturahmi dengan seluruh komponen seluruh komponen warga bangsa seperti PBNU, Pagar Nusa, Ikatan pesantren Indonesia, para Habaib, Kyai dan Ulama serta elemen bangsa yang lain.

“Kita harapkan semua menjadi mobilisator dan dinamisator pergerakan. Mengajak semua komponen warga bangsa melaksanakan tugas dan fungsi kita sebagai warga bangsa dengan wajib bela negara yaitu dengan memutus mata rantai jaringan peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.

Salsa Sabrina

Recent Posts

Dinilai Berhasil Jaga Kamtibmas, Warga Pademangan Berharap Kapolsek Tidak Dimutasi

Timredaksi.com, Jakarta - Sejumlah warga bersama pengurus Forum RT/RW di wilayah Pademangan menyampaikan aspirasi penolakan…

8 hours ago

‎Pegadaian Dukung Penerbitan Fatwa Kegiatan Usaha Bulion oleh DSN-MUI

Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian menjadi saksi hadirnya Fatwa No. 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion…

1 week ago

Sah ! Putusan Kasasi MA 2014 La Ode Muh Djafar SH Dinobatkan sebagai Sultan Buton ke 39

Timredaksi.com, Jakarta - Penobatan La Ode Muhammad Djafar, S.H. sebagai Sultan Buton ke-39 memang merupakan…

1 week ago

Sederhana, Penuh Makna dan Pesan Hangat Ditengah Perayaan HUT Ke-6 BMI Demokrat

Timredaksi.com, Jakarta-Bintang Muda Indonesia (BMI), organisasi sayap partai Demokrat yang berfokus pada pengembangan kader muda,…

1 week ago

Kontroversi Waria Menjadi Ustadzah dan Pernikahan Sesama Jenis, Tokoh Pesantren Tegaskan Hukum dalam Islam

Timredaksi.com, Jakarta — Fenomena individu transgender atau waria yang tampil di ruang publik sebagai ustadzah…

1 week ago

Lantik DPD TMI se-NTT, Don Muzakir: TMI Harus Jadi Mata & Telinga Presiden

Timredaksi.com, Labuan Bajo – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia (DPN TMI), Don…

2 weeks ago