News

Hasil Analisis Kriminolog UI Tentang Sosok Ustaz HW sungguh Mengejutkan, Para Korban Wajib Tahu Ini

Timredaksi.com – Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Josias Simon menganalisa sosok Herry Wirawan yang memperkosa sejumlah santriwatinya.

Sosok Herry Wirawan ramai diperbincangkan usai terungkap kasus perkosaan terhadap para santriwatinya.

Parahnya, sampai dengan hari ini, korban sosok Herry Wirawan disebut sudah bertambah menjadi 21 orang.

Perkosaan itu dilakukan Herry Wirawan sejak 2016 dan baru terungkap pada Juni 2021 lalu.

Itu berarti, selama lima tahun terakhir, para korban terus menerus menjadi pelampiasan nafsu bejat ustad cabul itu.

Josias Simon menilai, menilik pada fakta-fakta tersebut, Herry Wirawan disebutnya memiliki pengalaman dalam melakukan tindak asusila terhadap para santriwatinya.

“Pelaku melakukan pengulangan dan punya pengalaman dalam aksi kekerasan seksual (KS) dengan memanfaatkan posisi yang dimiliki,” kata Josias kepada PojokSatu.id, Jumat (10/12/2021).

Herry Wirawan, juga disebut Josias memanfaatkan posisinya sebagai seorang ustad, guru atau pengajar.

Sehingga, para korban pun cenderung tak berdaya menuruti kelakuan setan dalam diri pelaku.

“(Dia) Memanfaatkan posisi yang dimilikinya,” ujarnya.

Lebih jauh, Josias menilai Herry Wirawan bisa dibilang cukup pintar dan cerdik menutupi aksi bejatnya.

Pasalnya, selama lima tahun berlangsung, tak ada warga sekitar atau tetangga terdekat yang mengetahui kelakuan pelaku kepada para korban.

Dengan perannya sebagai pendidik para korbannya, Herry Wirawan mendoktrin pada santrinya agar sifat iblisnya tak sampai terundus keluar.

“Pelaku melakukan KS, bahkan menutupi, memberi justifikasi sebaliknya terhadap para santriwati,” ulas Josias.

Lebih parahnya lagi, selain memperkosa, pelaku juga mengeksploitasi para korban, salah satunya menarik simpati dan sumbangan.

“(Pelaku) Melakukan kejahatan pemerkosaan dan mengeksploitasi anak-anak sudah yang dilahirkan,” ujarnya lagi.

Korban jadi 21 Orang

Sementara, Ketua P2TP2 Kabupaten Garut, Diah Kurniasari mengungkap, santriwati korban pemerkosaan Herry Wirawan bukan 12 orang, melainkan 21 orang.

Saat menjadi korban perkosa sejak 2016, para korban saat itu berusia 13 tahunan.

“Semuanya sebenarnya ada 21 korban, 8 orang sudah melahirkan,” ungkap Diah.

21 korban, seluruhnya adalah satriwati Madani Boarding School, Cibiru, Kota Bandung.

Para korban yang sebelumnya hamil, semuanya saat ini sudah melahirkan.

“Semua bayi berada di ibunya mereka masing-masing yang asalnya dari dua kecamatan di Garut,” bebernya.

21 santriwati korban pemerkosaan Herry Wirawan itu sebagian besar berasal dari Garut, yang merupakan kampung halaman pelaku.

Hingga saat ini, pihaknya masih terus melakukan upaya pendampingan kepada para korban dalam proses persidangan yang berlangsung.

Pihaknya juga mengusahakan para korban agar bisa melanjutkan seolah atau berkuliah.

Saat ini, para korban juga sudah kembali ke orangtua masing-masing.

“Pemantauan para korban terus dilakukan lewat komunikasi dengan orang tua korban dan korban,” tandasnya.

(Salsa/PojokSatu)

Salsa Sabrina

Recent Posts

Luka, Kekuasaan, dan Warisan Khamenei Dalam Membaca Dunia Hari Ini

Luka, Kekuasaan, dan Warisan Khamenei Dalam Membaca Dunia Hari Ini Oleh : Farkhan Evendi (Ketum…

21 hours ago

Indonesia Belum Memiliki Regulasi Komprehensif Perampasan Aset Tanpa Pidana

Timredaksi.com, Surabaya -- Indonesia hingga kini dinilai belum memiliki regulasi yang komprehensif yang secara khusus…

2 days ago

Menteri Agama Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

Timredaksi.com, Jakarta -- Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di…

3 days ago

Irjen Pol (Purn) Ricky HP Sitohang Puji Polisi Terkait Perlindungan pada Cyberbullying di Kasus Evi–Zendhy vs Bibi Kelinci

Timredaksi.com, Jakarta –– Penanganan kasus dugaan pelanggaran UU ITE yang melibatkan perselisihan antara Evi dan…

3 days ago

Ramp Check Jelang Lebaran 2026, UP PKB Kedaung Kali Angke Periksa Puluhan Bus AKAP

Timredaksi.com, Jakarta — Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Kedaung Kali Angke melaksanakan kegiatan…

4 days ago

Ghiffari Adha: Anak Muda Harus Jadi Ujung Tombak Menuju Indonesia Emas 2045

Timredaksi.com, Jakarta — Tokoh muda sekaligus Sekretaris DPD Bintang Muda Indonesia (BMI) DKI Jakarta, Ghiffari…

6 days ago