Categories: FeaturedNewsPolhukam

Gubernur DKI Kembali Perpanjang Masa PSBB DKI Hingga 4 Juni 2020

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memutuskan untuk memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 4 Juni 2020. Hal tersebut disampaikan Anies dalam jumpa pers di Balai Kota Jakarta, Selasa (19/5/2020).

Untuk dua minggu ke depan, Anies berharap terjadi penurunan kasus baru Covid-19 secara signifikan, sehingga PSBB bisa segera diakhiri. Dua pekan ke depan diharapkan menjadi fase terakhir PSBB Jakarta. Masyarakat akan kembali berkegiatan, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaaan dan menjalankan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, cuci tangan rutin, menjaga jarak, dan kalau ada keluhan sakit segera memeriksakan diri ke rumah sakit.

“Kewaspadaan harus ditingkatkan selama perpanjangan dua minggu ke depan. Dua pekan ke depan adalah kunci, mulai 22 Mei sampai 4 Juni adalah masa menentukan apakah penyebaran Covid-19 naik atau turun,” terang Anies.

Apabila dua minggu ke depan semua warga Jakarta sama-sama disiplin berada di rumah, menghindari kerumuman dan interaksi, Anies yakin angka Covid-19 akan turun dan Jakarta berhasil mengendalikan pergerakan Covid-19.

“Apabila kita kerjakan sama-sama, maka Jakarta bisa kembali berkegiatan. Tentu normalnya orang sebut new normal, tetapi bila dalam dua pekan ke depan kita merasa sudah selesai PSBB-nya, merasa dilonggarkan, berkumpul dengan banyak orang, ada potensi angka ini akan naik lagi. Ingat kita pernah berada di angka tertinggi di bulan Maret. Kita tidak ingin kembali ke posisi bulan Maret. Kita ingin mempertahankan posisi seperti sekarang,” tambah Anies.

Pemprov DKI Jakarta mengambil keputusan memperpanjang PSBB dengan mengandalkan temuan ilmiah, berbasis pada science dan bukan kira-kira. “Kelihatan suasananya sudah enak, bukan seperti itu, tetapi mengandalkan data yang ada,” sambungnya

Lebih jauh, Anies menyatakan selama dua minggu ke depan tidak ada pelonggaran PSBB dan warga Jakarta diminta tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. “Jangan ada yang merasa kondisi saat ini adalah sesuatu yang sudah selesai,” tutur Anies

Anies juga meminta warga Jakarta tidak mudik saat Lebaran tahun ini. Dia meminta warga tetap tinggal di Jakarta dan mematuhi peraturan yang ada terkait dengan wabah covid-19 ini.

 

admin

Recent Posts

BPK Apresiasi Langkah Pemerintah Daerah dalam Memperbaiki Tata Kelola Keuangan Daerah

Timredaksi.com, Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun…

3 days ago

Kemnaker Uji Coba Pelatihan Terhubung Industri untuk Tekan Kesenjangan Kompetensi

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah menguji coba skema pelatihan hibrid yang menghubungkan pembelajaran…

3 days ago

Neng Eem Ajak Masyarakat Cianjur Perkuat Wawasan Kebangsaan Lewat Empat Pilar MPR RI

CIANJUR — Ketua Fraksi PKB MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz kembali melaksanakan kegiatan…

5 days ago

GEMPA BUKAN UKURAN DOSA SEBUAH DAERAH

GEMPA BUKAN UKURAN DOSA SEBUAH DAERAH Dr. DARYONO, anggota IABI Ketika suatu daerah dilanda gempa,…

6 days ago

Survei LKPI: Gerindra Pimpin Elektabilitas, PSI 4,3 Persen

Timredaksi.com, Jakarta - Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) memotret dinamika politik menjelang Pemilu 2029, termasuk…

7 days ago

Danantara Dorong Pertagas Perkuat Jargas Nasional, Tekan Impor LPG

Timredaksi.com, Jakarta — Danantara Indonesia dan BP BUMN mendorong PT Pertamina Gas (Pertagas) mengambil peran…

2 weeks ago