News

FGMI: KPK Era Firli Bahuri Tidak Bisa Diintervensi

Timredaksi.com – Forum Generasi Milenial Indonesia (FGMI) menyoroti terkait pernyataan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut mengatakan mengapa bangsa kita terus menerus memamerkan operasi tangkap tangan (OTT) dalam kasus korupsi. Pernyataan Luhut itu banyak menuai komentar dari berbagai pihak dan menyebutnya sebagai intervensi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Mau disebut intervensi atau apapun itu, saya yakin KPK tetap santai dan tidak risau atau terpengaruh dengan penyataan Pak Luhut”, kata Ketua Umum FGMI, Muhamad Suparjo SM, saat dihubungi mengenai pernyataan Luhut terhadap KPK, Kamis (20/7).

Ketua KPK Firli Bahuri langsung merespon pernyataan Luhut. Firli mengatakan sistem pencegahan juga memiliki peran penting dalam memberantas korupsi di Indonesia. Namun, ia menegaskan penindakan dan pencegahan harus berjalan beriringan dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Respon Pak Firli yang memiliki pandangan berbeda dengan pernyataan Pak Luhut membuktikan bahwa KPK tidak dapat diintervensi atau dipengaruhi oleh siapapun”, ungkap Suparjo.

“Bukti lain dalam hal kinerja bahwa Pak Firli sebagai Ketua KPK sangat berani dan tidak bisa diintervensi yaitu penangkapan terhadap dua sekretaris MA Nurhadi dan Hasbi, dan dua Hakim Agung Sudrajat Dimyati dan Gazalba Saleh. Kenapa saya bilang berani? Karena yang ditangkap Pak Firli ini jantung dan pusatnya hukum bangsa ini. Apa ini pernah dilakukan oleh Pimpinan KPK sebelumnya? Tidak kan, jadi harusnya kita melek kesitu”, tambahnya.

Lebih lanjut, Suparjo mengatakan meskipun KPK berada di bawah eksekutif berdasarkan Undang-undang baru, namun Firli Bahuri telah memperlihatkan bahwa secara prinsip KPK adalah lembaga independen.

“Pak Firli memperlihatkan kepada kita semua bahwa KPK adalah lembaga independen walaupun dalam UU baru KPK berada di bawah eksekutif”, kata Suparjo.

Terkait pemberantasan korupsi, Firli menjelaskan bahwa pencegahan, penindakan dan pendidikan masyarakat harus berjalan berbarengan dan dilakukan secara kontinuitas. Adapun faktor lain yang mendorong orang untuk melakukan korupsi adalah sifat keserakahan dari personal yang memiliki kesempatan dan kekuasaan sehingga berpotensi malakukan tindak pidana korupsi.

“Kami setuju dengan pandangan Pak Firli, bahwasanya pencegahan, penindakan dan pendidikan harus berjalan beriringan dan konsisten, karena ketiganya adalah sebuah unsur agar dapat meminimalisir ataupun membersihkan Indonesia dari korupsi. Kalaupun tiga unsur itu sudah dilakukan dan tetap masih ada yang korupsi itu menandakan bahwa orang itu serakah dan bahkan tidak takut dengan Tuhan”, ujar Suparjo.

Selanjutnya, Suparjo berpesan agar Ketua KPK Firli Bahuri selalu berpegang pada prinsinya yang tidak dapat diintervensi atau dipengaruhi oleh pihak manapun. Dan selalu on the track dalam memberantas korupsi di Indonesia.

“Pesan saya, agar Pak Firli selalu pada prinsipnya yang teguh dan kuat serta maju terus demi membebaskan dan membersihkan NKRI dari praktek korupsi”, tutup Suparjo kepada wartawan, Kamis (20/7).

 

Salsa Sabrina

Recent Posts

Dinilai Berhasil Jaga Kamtibmas, Warga Pademangan Berharap Kapolsek Tidak Dimutasi

Timredaksi.com, Jakarta - Sejumlah warga bersama pengurus Forum RT/RW di wilayah Pademangan menyampaikan aspirasi penolakan…

7 hours ago

‎Pegadaian Dukung Penerbitan Fatwa Kegiatan Usaha Bulion oleh DSN-MUI

Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian menjadi saksi hadirnya Fatwa No. 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion…

1 week ago

Sah ! Putusan Kasasi MA 2014 La Ode Muh Djafar SH Dinobatkan sebagai Sultan Buton ke 39

Timredaksi.com, Jakarta - Penobatan La Ode Muhammad Djafar, S.H. sebagai Sultan Buton ke-39 memang merupakan…

1 week ago

Sederhana, Penuh Makna dan Pesan Hangat Ditengah Perayaan HUT Ke-6 BMI Demokrat

Timredaksi.com, Jakarta-Bintang Muda Indonesia (BMI), organisasi sayap partai Demokrat yang berfokus pada pengembangan kader muda,…

1 week ago

Kontroversi Waria Menjadi Ustadzah dan Pernikahan Sesama Jenis, Tokoh Pesantren Tegaskan Hukum dalam Islam

Timredaksi.com, Jakarta — Fenomena individu transgender atau waria yang tampil di ruang publik sebagai ustadzah…

1 week ago

Lantik DPD TMI se-NTT, Don Muzakir: TMI Harus Jadi Mata & Telinga Presiden

Timredaksi.com, Labuan Bajo – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia (DPN TMI), Don…

2 weeks ago