News

Curiga Ada Ambulans Kosong Meraung-raung? Ini Saran Relawan COVID-19

Jakarta – Seiring lonjakan kasus COVID-19 RI, beredar simpang siur soal ambulans kosong berseliweran di lingkungan tempat tinggal warga untuk menakut-nakuti. Memang benar, ambulans kosong tersebut benar-benar ada. Namun diluruskan, ambulans tersebut berseliweran bukan untuk menakut-nakuti, melainkan memang ada tujuan tertentu.

Seorang relawan sopir ambulans COVID-19, Antonius menjawab kegelisahan netizen. Melalui utas di akun Twitter-nya @CristantoDN, Antonius meluruskan, ambulans kosong yang menyalakan sirine ketika melaju di kawasan tempat tinggal warga bertujuan menjemput jenazah atau pasien COVID-19 yang membutuhkan pertolongan darurat, misalnya karena sesak napas.

BACA JUGA:

Kabar Duka, IDI Catat 545 Dokter dan 445 Perawat Gugur Selama Pandemi Corona

“Ya kami nyalakan sirene supaya keluarga atau tetangga si sakit mendengar ambulans sudah datang dan mengarahkan kru kami ke rumah yang bersangkutan. Itu sangat menghemat waktu dan mungkin sangat berarti bagi beliau yang bertarung nyawa dengan COVID,” tulisnya, dikutip atas izin yang bersangkutan, Minggu (18/7/2021).

Terkait ambulans yang melaju berombongan, Antonius menjelaskan, hal tersebut disebabkan terdapat 3 jenis kru ambulans, yakni untuk pemulasaran dan pembersihan, serta dekontaminasi lingkungan.

Ketika jenazah sudah masuk peti dan siap dimakamkan, hanya 1 sopir ambulans dan jenazah saja yang boleh ada dalan ambulans. Kru lain tidak boleh masuk ada ambulans yang sama, sehingga harus berdempetan duduk di ambulans lainnya.

BACA JUGA:

Polisi Ungkap Prostitusi Online di Aceh, Buka Jasa Sejak Pandemi Covid-19

Harus apa kalau warga curiga ambulans ‘bohongan’?

Antonius menegaskan, ambulans kini adalah kebutuhan, bukan gagah-gagahan. Ia mengingat masyarakat, orang-orang yang kini bekerja dalam ambulans COVID-19 adalah para relawan yang sebenarnya bukan sopir ambulans, melainkan dosen, karyawan, ustadz, petugas Satgas COVID-19, dan lain-lain.

BACA JUGA:

Berawal Kepergok Pramugari, Penumpang Pesawat Jakarta-Ternate Positif Covid Palsukan PCR

“Kalau ada ambulans mencurigakan, dihentikan saja dan ditanya tujuannya kemana, cari siapa. Biar semua jelas. Siapa tau bawa batu atau parang dan kelewang. Kalau terindikasi kriminal, laporkan ke Polsek atau babinsa,” pungkasnya. (Salsa/Detikcom)

Salsa Sabrina

Recent Posts

‎Pegadaian Dukung Penerbitan Fatwa Kegiatan Usaha Bulion oleh DSN-MUI

Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian menjadi saksi hadirnya Fatwa No. 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion…

1 week ago

Sah ! Putusan Kasasi MA 2014 La Ode Muh Djafar SH Dinobatkan sebagai Sultan Buton ke 39

Timredaksi.com, Jakarta - Penobatan La Ode Muhammad Djafar, S.H. sebagai Sultan Buton ke-39 memang merupakan…

1 week ago

Sederhana, Penuh Makna dan Pesan Hangat Ditengah Perayaan HUT Ke-6 BMI Demokrat

Timredaksi.com, Jakarta-Bintang Muda Indonesia (BMI), organisasi sayap partai Demokrat yang berfokus pada pengembangan kader muda,…

1 week ago

Kontroversi Waria Menjadi Ustadzah dan Pernikahan Sesama Jenis, Tokoh Pesantren Tegaskan Hukum dalam Islam

Timredaksi.com, Jakarta — Fenomena individu transgender atau waria yang tampil di ruang publik sebagai ustadzah…

1 week ago

Lantik DPD TMI se-NTT, Don Muzakir: TMI Harus Jadi Mata & Telinga Presiden

Timredaksi.com, Labuan Bajo – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia (DPN TMI), Don…

2 weeks ago

Pegadaian Resmikan The Gade Creative Lounge di IPB University

Timredaksi.com, Bogor – PT Pegadaian kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program Tanggung…

3 weeks ago